|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-27 dengan penuh khidmat. Upacara berlangsung di halaman Kantor BPKAD Rohil, Jalan Merdeka Bagansiapiapi pada Minggu (4/10) pagi.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam. Dihadiri Wakil Bupati Jhony Charles, jajaran Anggota DPRD Rohil, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal, para Asisten, Kepala OPD, Ketua PKK Tatik Sri Rahayu Bistamam beserta pengurus, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Rohil.
Kehadiran tokoh penting semakin menambah khidmat acara, di antaranya Anggota DPR RI Karmila Sari, tokoh masyarakat Rohil H. Annas Maamun, jajaran instansi vertikal, organisasi masyarakat (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta ratusan siswa-siswi yang turut menyaksikan jalannya upacara.
Dalam sambutannya, Bupati Bistamam menegaskan bahwa usia 27 tahun merupakan perjalanan panjang yang sarat akan dinamika dan makna perjuangan.
Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para tokoh pendiri serta pejuang pembentukan Kabupaten Rokan Hilir. Bupati menekankan bahwa momentum HUT ke-27 harus dijadikan refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kekompakan, serta semangat gotong royong demi kemajuan Rokan Hilir.
Sementara itu, tokoh masyarakat Rohil sekaligus mantan Gubernur Riau dan Bupati Rohil, H. Annas Maamun, berharap agar pembangunan di Rokan Hilir dapat lebih merata sehingga masyarakat bisa merasakan kesejahteraan yang nyata.
Annas Maamun juga menekankan pentingnya Pemkab Rohil membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, sehingga generasi muda memiliki kesempatan lebih luas untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Usai upacara, Pemkab Rohil menyerahkan penghargaan Adiwiyata kepada empat sekolah di Rokan Hilir sebagai bentuk apresiasi atas komitmen menjaga lingkungan.
Selain itu, diserahkan bantuan Jaminan Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan serta santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada lima orang ahli waris, sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. *