|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

BATAM – Rombongan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mengunjungi Batam News, Minggu (11/10/2026) di Batam Kepulauan Riau. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Bimtek dan Rakerda SPS di Batam. Rombongan berkesempatan untuk melihat langsung strategi pengembangan media, khususnya dalam mengoptimalkan media sosial di tengah tantangan industri pers.
CEO Batam News Zuhri Muhammad menyambut baik kedatangan SPS Riau. Kepada rombongan, Zuhri memaparkan perjalanan media yang dirintis sejak 2013, hingga kini berkembang dengan 20 karyawan, baik dari unsur redaksi maupun nonredaksi.
Zuhri mengatakan pengembangan media tidak cukup hanya berfokus pada website, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan distribusi konten melalui media sosial. Menurutnya, kedua platform tersebut memiliki peran berbeda, tetapi saling melengkapi dalam menjangkau audiens.
“Fokus kami bukan hanya di website, tetapi juga di media sosial. Kami ingin ikut mewarnai perkembangan media di Kepulauan Riau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, media sosial memiliki kemampuan menyebarkan informasi dengan cepat dan memberikan dampak dalam waktu singkat. Bahkan, konten yang dipublikasikan melalui platform tersebut dapat menarik perhatian jejaring media di tingkat nasional.
“Media sosial itu dalam beberapa menit saja pengaruhnya sudah terasa. Sektor formal tetap di media online, sementara media sosial menjangkau keseluruhan. Bahkan, kami bisa menembus jejaring nasional karena ada yang melihat dari media sosial,” katanya.
Untuk mendukung pengelolaan platform digital, Batam News saat ini memiliki empat orang yang secara khusus menangani media sosial. Jika digabungkan dengan personel lain yang turut mendukung pengelolaannya, total tim yang terlibat mencapai enam orang.
Pada kesempatan itu, Zuhri mengucapkan terima kasih atas kunjungan rombongan SPS Riau ke Kantor Redaksi Batam News. Ia berharap diskusi yang berlangsung dapat menambah wawasan serta menjadi sarana bertukar pengalaman untuk mendorong pengembangan media agar semakin maju dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua SPS Riau Saidul Tombang mengapresiasi kiprah Batam News yang dinilainya dapat menjadi referensi bagi perusahaan pers dalam menghadapi perubahan industri media.
Menurut Saidul, capaian Batam News termasuk jumlah pengikut media sosial yang telah mencapai jutaan, menunjukkan pentingnya kreativitas dan kemampuan beradaptasi agar perusahaan pers tetap bertahan dan berkembang.
“Kami bangga dengan kiprah seperti itu. Pengikutnya sudah jutaan. Bagaimana caranya iklim media kita ini semakin hari semakin bertahan dan bisa berkembang,” ujarnya.
Saidul menilai, industri media saat ini menghadapi tantangan yang semakin berat. Karena itu, perusahaan pers dituntut untuk terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi serta perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
“Media sudah pada tahap sulit. Jadi, harus ada kreativitas dari kawan-kawan media. Tidak bisa melepaskan diri dari media sosial, harus mengikuti perkembangan,” katanya.
Ia berharap, pengalaman Batam News dalam mengelola website dan media sosial dapat menjadi pembelajaran bagi perusahaan pers lainnya, khususnya anggota SPS Riau, untuk mengembangkan strategi digital dan menjaga keberlangsungan usaha media di tengah persaingan yang semakin ketat.*