|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Personel Satuan Brimob Polda Riau menorehkan prestasi dalam Open Tournament Pulanggeni Shooting Championship Danyon Parako 462 yang berlangsung di Pekanbaru, Sabtu hingga Minggu (10–11/10).
Bripda Rafif Hazel Arva Maulana meraih juara I kategori Pistol Eksekutif 20 Meter Perorangan TNI/Polri.
Prestasi tersebut menjadi capaian tertinggi Tim Menembak Satbrimob Polda Riau dalam kejuaraan itu. Selain Rafif, sejumlah personel juga meraih posisi dalam kategori lainnya.
Pada kategori Pistol Eksekutif 20 Meter Beregu Putra Open, tim yang diperkuat Iptu Henki Efriadi, Briptu Patra Wardani Purba, dan Bripda Rafif Hazel Arva Maulana menempati posisi keempat.
Sementara itu, tim yang terdiri atas Iptu Rizky Revin Pradana, Iptu Abram Renaldo Yudhoyono Rajagukguk, dan Bripda Adhi Truba Simamora berada di urutan kelima pada kategori yang sama.
Capaian lainnya diraih Iptu Henki Efriadi yang menempati posisi ketujuh kategori Presisi 25 Meter TNI/Polri.
Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, mengapresiasi prestasi yang diraih para personel. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil latihan, kedisiplinan, dan ketekunan dalam mengasah kemampuan.
Menurutnya, kejuaraan menembak juga menjadi kesempatan bagi personel untuk mengukur keterampilan, ketepatan, konsentrasi, dan profesionalisme melalui kompetisi.
“Prestasi ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan menjaga nama baik satuan. Saya berharap seluruh personel tidak cepat berpuas diri, tetapi menjadikan setiap kompetisi sebagai kesempatan untuk belajar, mengevaluasi kemampuan, dan menjadi lebih baik. Profesionalisme yang dibangun melalui latihan dan kedisiplinan harus senantiasa mendukung pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat,” kata I Ketut.
Ia berharap prestasi tersebut memacu personel Satbrimob Polda Riau untuk terus meningkatkan kemampuan, mengembangkan potensi diri, serta menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan dalam setiap kegiatan.
Keikutsertaan dalam kejuaraan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel secara berkelanjutan. Selain mengasah keterampilan teknis, kegiatan tersebut juga melatih fokus, ketenangan, ketelitian, dan tanggung jawab yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas*