|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

MUSI BANYUASIN — Di tengah risiko paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minamas Plantation melalui anak usahanya, PT Guthrie Pecconina Indonesia (PT GPI), menyalurkan bantuan kesehatan melalui kolaborasi dengan UPTD Puskesmas Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Pustu Desa Napal pada Senin (19/10/2026) ini diikuti sekitar 50 warga dan dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan Posyandu Lansia.
Bantuan yang diserahkan kepada UPTD Puskesmas Ulak Paceh meliputi obat-obatan, vitamin, dan masker, serta dukungan tambahan berupa susu dan biskuit. Selanjutnya, bantuan tersebut akan didistribusikan secara bertahap ke sejumlah desa di Kecamatan Lawang Wetan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan terhadap risiko paparan asap karhutla, khususnya bagi kelompok rentan.
Area Controller Sumatera Selatan PT GPI, M.Romdhon, menegaskan bahwa komitmen keberlanjutan perusahaan diwujudkan melalui kontribusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bagi Minamas Plantation, keberlanjutan berarti tumbuh bersama masyarakat. Melalui PT. GPI, kami berkomitmen menghadirkan program CSR yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mendukung perlindungan kesehatan di tengah risiko paparan asap karhutla. Kami percaya kolaborasi dengan fasilitas kesehatan dan pemerintah setempat menjadi kunci untuk memperluas manfaat program dan membangun masyarakat yang lebih tangguh,” ujar Romdhon.
Kepala UPTD Puskesmas Ulak Paceh, dr. Intan Indriani, mengapresiasi kolaborasi bersama PT. GPI sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung kesehatan masyarakat.
“Kami mengapresiasi kepedulian PT.GPI yang turut mengambil bagian dalam mendukung upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tengah risiko paparan asap karhutla. Kolaborasi ini menjadi langkah positif dalam memperkuat peran bersama antara perusahaan dan tenaga kesehatan, baik melalui dukungan kebutuhan kesehatan maupun peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan. Sinergi ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak,” ujar dr. Intan.
Dokter PT GPI, dr. Arif Kuswahyu Hertanto, turut menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap paparan asap, terutama bagi kelompok rentan seperti lanjut usia, anak-anak, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
“Upaya pencegahan perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk atau asap pekat, menggunakan masker yang sesuai apabila harus beraktivitas di luar, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami keluhan seperti sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya. Pemahaman mengenai langkah pencegahan dapat membantu masyarakat melindungi diri dan keluarga dari risiko kesehatan,” jelas Arif.
Pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan pelayanan Posyandu Lansia menjadi kesempatan untuk menjangkau masyarakat melalui layanan kesehatan yang telah tersedia di tingkat desa. Melalui pendekatan ini, dukungan perusahaan tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui edukasi kesehatan dan penguatan sinergi dengan tenaga kesehatan serta pemerintah desa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Napal, perwakilan pemerintah desa, Manager Kebun Napal, Manager Sustainability, serta tim terkait dari PT GPI.
Melalui kegiatan ini, Minamas Plantation melalui PT GPI menegaskan komitmennya untuk menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sinergi dengan fasilitas pelayanan kesehatan dan pemerintah setempat menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan, memperluas jangkauan bantuan, serta memperkuat hubungan yang konstruktif dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.(lin)