|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

BAGANSIAPIAPI – Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus tes baca AlQuran pada tahap pertama Pilpeng serentak Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), kembali mengikuti tes ulang mengaji yang digelar panitia tingkat kabupaten, Selasa (20/10) pagi.
Tes ulang menjadi kesempatan kedua bagi para calon penghulu untuk membuktikan kemampuan mereka dalam membaca ayat suci AlQuran, yang merupakan syarat wajib dalam proses seleksi Pilpeng.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang menghadirkan tim penguji dari Kementerian Agama Rohil, kali ini panitia menunjuk pimpinan TPA Al Ikhlas Bagansiapiapi, H.Busuar, sebagai penguji utama.
Kegiatan berlangsung di bawah pengawasan langsung Kepala Dinas PMK Rohil, H.Basri, yang hadir bersama sejumlah personel kepolisian serta perwakilan calon penghulu yang telah lulus tes tahap pertama.
Tahapan awal tes dimulai dengan pertanyaan seputar pemahaman dasar keagamaan, seperti kalimat syahadat, rukun Islam, serta kewajiban ibadah puasa, zakat, dan salat.
Setelah itu, para calon diminta membaca surat Al-Fatihah dan melanjutkan dengan surat pendek lain yang dipilih langsung oleh penguji. Pelaksanaan tes berlangsung lancar dan relatif singkat, dengan setiap calon penghulu diberi waktu cukup untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Menurut Ketua Panitia Pilpeng Rohil, H. Basri, tes ulang ini merupakan bentuk komitmen panitia untuk memberikan kesempatan yang adil bagi semua calon penghulu. "Tes ini dilakukan sesuai aturan yang berlaku, dan hasilnya akan diumumkan secara resmi pada 20 Oktober 2026," ujar Basri.
Dengan adanya tes ulang ini, diharapkan seluruh calon penghulu dapat memenuhi syarat yang ditetapkan, sehingga proses Pilpeng serentak tahap I di Kabupaten Rohil berjalan transparan, jujur, dan sesuai ketentuan.
Adapun ke Enam Bakal Calon penghulu yang mengikuti tes ulang membaca Alquran tersebut, yakni Samsul Bahari dari kepenghuluan Suak Air Hitam Kecamatan Pekaitan. Kemudian Syarifudin dari kepenghuluan Pedamaran Kecamatan Pekaitan.
Hajiar dari kepenghuluan Babussalam Rokan, Kecamatan Pujud. Kemudian Saring dari Kepenghuluan Tanjung Medan Utara kecamatan Tanjung Medan.
M.Sholihin dari kepenghuluan Sekeladi Kecamatan Tanah Putih. Dah yang terakhir adalah M.Saidi dari kepenghuluan Karya Mukti Kecamatan Rimba Melintang.*