Okt 2026
22

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
etalase | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:04:39 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rls

JAKARTA - Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan migas nonkonvensional (MNK) di Indonesia. Berbekal pengalaman pengeboran sumur eksplorasi bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), perusahaan ini siap mendukung upaya membuka potensi sumber daya energi yang membutuhkan teknologi dan kapabilitas pengeboran tingkat tinggi.

Pengembangan MNK menjadi salah satu peluang untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Namun, karakteristik reservoir MNK yang memiliki porositas dan permeabilitas sangat rendah menghadirkan tantangan tersendiri, sehingga membutuhkan teknologi, peralatan, serta kompetensi operasional yang andal.

Pertamina Drilling telah memiliki pengalaman dalam mendukung eksplorasi potensi MNK melalui pengeboran sumur Gulamo DET-1 pada 2023 dan Kelok DET-1 pada 2024 bersama PHR. Kedua sumur tersebut menjadi bagian dari rekam jejak perusahaan dalam mendukung eksplorasi sumber daya migas nonkonvensional di Indonesia.

Baca :

Dalam pengerjaan kedua sumur tersebut, Pertamina Drilling mengoperasikan Rig PDSI#42.3/N1500-E, rig tipe cyber berkapasitas 1.500 horsepower (HP) yang dirancang untuk mendukung operasi pengeboran dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Kesiapan operasi juga diperkuat dengan dukungan layanan solid control dan berbagai layanan pendukung pengeboran lainnya. Integrasi peralatan dan layanan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan teknis pada pengeboran MNK.

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan, “Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, Pertamina Drilling siap mendukung pengembangan migas nonkonvensional (MNK) sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Avep, Senin (19/10).

Berpengalaman hampir dua dekade, Pertamina Drilling saat ini mengoperasikan 58 rig darat (onshore) dengan kapasitas 300–2.000 HP, dua rig offshore workover berkapasitas 550 HP, serta tiga jack-up rig melalui kolaborasi strategis dengan perusahaan internasional ADES.

Di dalam negeri, Pertamina Drilling terlibat dalam berbagai proyek strategis di lingkungan Subholding Upstream Pertamina yang tersebar di Regional 1 hingga Regional 4, dengan cakupan wilayah operasi dari Sumatra hingga Papua.

Selain layanan pengeboran konvensional, Pertamina Drilling menyediakan layanan pendukung pengeboran atau associated drilling services. Layanan tersebut diintegrasikan melalui skema Integrated Project Management (IPM), yang menggabungkan berbagai teknologi, peralatan, dan keahlian untuk mendukung operasi pengeboran yang lebih efisien, aman, dan produktif.

Ke depan, Pertamina Drilling terus memperkuat kapabilitasnya untuk mendukung peningkatan produksi migas nasional. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi industri jasa pengeboran nasional dalam mengoptimalkan potensi sumber daya energi Indonesia dan memperkuat ketahanan energi jangka panjang.*

Terbaru
kampar
Jalani Prosesi Adat , Pelantikan LAK Diundur Hingga 8 November 2026
Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:56:13 WIB
inhu
Sekda Inhu Rapat Integritas Penataan Aset GTRA
Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:43:28 WIB
etalase
UIR dan PT APGWI Jalin Kerja Sama
Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:33:28 WIB
pekanbaru
Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan
Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:36:01 WIB
sportainment
Ini Hasil Liga Champions Tadi Malam
Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:02:18 WIB
Artikel Popular
politik
RBN Riau Disambut Antusias, 1.169 Siswa...
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:27:56 WIB
hukum
Nasional
2.458 Penerbangan Terdampak Asap...
Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42:55 WIB