Selasa | 15 Oktober 2019
PUB Bodhisattva Mahasthamaprapta Pekanbaru Kunjungi Panti Asuhan Rumah Bahagia
Menyambut Hari Besar Bodhisattva Mahasthamaprapta (Se Thian Putco ), Persamuan.


Minggu | 29 September 2019
Pengurus IKTS Periode 2019-2022 Resmi Dilantik
Pengurus Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang & Sekitarnya (IKTS) periode.


Senin | 23 September 2019
Umat Buddha Pekanbaru Doa Bersama Minta Hujan di Vihara Surya Dharma
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kota.

Rubrik : dunia
Sempat Kejar-kejaran, Buron Narkoba Malah Tolong Polisi Spanyol yang Jatuh ke Laut
Editor : wisly | Penulis: detik.com
Minggu , 06 Oktober 2019
Paket narkoba yang dibawa kapal sindikat penyelundup berserakan di lautan

MADRID - Tiga personel Kepolisian Spanyol yang tak sengaja terjatuh ke lautan, secara tak terduga malah diselamatkan oleh penyelundup narkoba yang sedang mereka kejar di lautan setempat.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (5/10/2019), aksi penyelamatan tak terduga ini terjadi saat kapal milik kepolisian tengah mengejar speedboat yang ditumpangi sindikat penyelundup narkoba di perairan dekat pantai selatan Spanyol pada Jumat (4/10) pagi waktu setempat.

"Ada empat orang di atas kapal yang diduga membawa muatan narkoba," demikian pernyataan kepolisian setempat.

Pengejaran berlangsung dalam kecepatan tinggi dengan kedua kapal sama-sama melaju kencang di lautan. Tiba-tiba, kedua kapal saling bertabrakan. Tiga polisi terjatuh ke lautan lepas setelah kapal mereka bergerak tanpa kendali.

Sebuah helikopter kepolisian yang turut memantau pengejaran itu, lantas memerintahkan kepada para tersangka penyelundup narkoba  dengan megaphone untuk membantu polisi-polisi tersebut. Para tersangka itu bersedia menyelamatkan dan mengevakuasi tiga polisi tersebut dari dalam air.

Namun sikap baik para tersangka itu tidak membuat mereka diampuni. Terlebih, polisi kemudian menemukan tiga ton ganja, yang dikemas dalam 80 paket, di perairan tak jauh dari lokasi.

"Mereka ditangkap terkait penyelundupan narkoba," demikian pernyataan kepolisian setempat.*




Berita Lainnya