Selasa | 05 November 2019
PSMTI Audiensi ke Kapolda Riau
Jajaran pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi.


Rabu | 30 Oktober 2019
Ribuan Umat Hadiri Perayaan HUT Dewa Chu Hu Tai Din
Ribuan umat menghadiri perayaan ulang tahun Dewa Chu Hu Tai Din (Tua Lang.


Selasa | 29 Oktober 2019
Malam Ini, Hadirkan Hiburan Untuk Masyarakat Sekitar
Perayaan HUT Dewa Chu Hu Tai Din (Tua Lang Kong) di Tempat Ibadah Tri Dharma.

Rubrik : dunia
ISIS Tunjuk Pemimpin Baru Usai Kematian Al-Baghdadi
Editor : wisly | Penulis: republika
Senin , 28 Oktober 2019
ilustrasi

DAMASKUS - Operasi militer Amerika Serikat (AS) di Provinsi Idlib, Suriah, membuat pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi dan juru bicara ISIS Abu al-Hassan al-Muhajir tewas. Organisasi tersebut pun diketahui telah menunjuk pengganti al-Baghdadi.

Dilansir Newsweek, Senin (28/10), al-Baghdadi mencalonkan Abdullah Qardash, yang kerap dieja Karshesh atau juga dikenal sebagai Hajji Abdullah al-Afari. Menurut kantor berita resmi ISIS, Amaq, dia ditunjuk untuk menjalankan urusan Muslim di internal ISIS.

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan jati dirinya, mantan perwira militer Irak itu akan mengambil alih peran al-Baghdadi. Meski hanya ada sedikit sekali informasi mengenai Qardash, ia pernah bertugas saat masa kepemimpinan Saddam Hussein.

Berdasarkan laporan seorang agen intelijen regional, peran Baghdadi sebagai pemimpin ISIS sebagian besar hanya bersifat simbolis dalam beberapa tahun terakhir. "Ia adalah tokoh simbolik. Dia tidak terlibat dalam operasi harian. Tugas al-Baghdadi hanyalah mengatakan iya atau tidak terkait berbagai rencana (ISIS)," kata agen tersebut dikutip Newsweek, Senin.
 
Nama al-Baghdadi mulai dikenal dunia pada 2014, setelah dirinya mendeklarasikan kekhilafahan di Irak dan Suriah. ISIS dan para simpatisannya telah melakukan banyak aksi kekerasan di sejumlah negara yang menewaskan ribuan orang.
 
Al-Baghdadi telah bersembunyi sejak lima tahun terakhir. April lalu, sebuah video yang dirilis sayap media ISIS al-Furqan memperlihatkan seorang pria yang disebut-sebut sebagai Baghdadi. Itu adalah kali pertama Baghdadi terlihat sejak Juli 2014, saat dirinya berbicara di sebuah masjid di Mosul, Irak.

Ketika ISIS mendominasi di Irak dan Suriah, AS mengumpulkan koalisi internasional pada 2014 untuk mulai mengebom kelompok itu di kedua negara. Iran juga mengerahkan pasukannya sendiri bersama dengan milisi regional sekutu untuk mendukung pemerintah Irak dan Suriah terhadap kemajuan militan.*




Berita Lainnya