Selasa | 05 November 2019
PSMTI Audiensi ke Kapolda Riau
Jajaran pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi.


Rabu | 30 Oktober 2019
Ribuan Umat Hadiri Perayaan HUT Dewa Chu Hu Tai Din
Ribuan umat menghadiri perayaan ulang tahun Dewa Chu Hu Tai Din (Tua Lang.


Selasa | 29 Oktober 2019
Malam Ini, Hadirkan Hiburan Untuk Masyarakat Sekitar
Perayaan HUT Dewa Chu Hu Tai Din (Tua Lang Kong) di Tempat Ibadah Tri Dharma.

Rubrik : nasional
Harga Minyak Indonesia Turun, Ini Penyebabnya
Editor : wisly | Penulis: okezone.com
Kamis , 07 November 2019
ilustrasi

JAKARTA - Rata-rata ICP minyak mentah Indonesia bulan Oktober 2019 berdasarkan perhitungan Formula ICP, mengalami penurunan sebesar USD1,02 per barel menjadi USD59,82 per bulan dari USD60,84 per barel pada bulan sebelumnya.

Penurunan ini, antara lain disebabkan oleh pesimisme pasar akan tercapainya kesepakatan dalam pembicaraan dagang Amerika Serikat (AS)-China Tahap 1.

Sementara ICP SLC turun sebesar USD1,08 per barel dari USD61,06 per barel menjadi USD59,98 per barel. Demikian dilansir dari situs resmi Ditjen Migas, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Oktober 2019, mengalami penurunan dibandingkan bulan September 2019.

Selain disebabkan oleh pesimisme terhadap kesepakatan dalam pembicaraan dagang Amerika Serikat (AS)-China Tahap 1, penurunan harga minyak juga disebabkan oleh meningkatnya keyakinan pasar atas jaminan pasokan minyak mentah global (security of supply) seiring dengan semakin meningkatnya stok minyak mentah komersial negara-negara OECD, seperti dilansir oleh laporan International Energy Agency (IEA) periode Oktober 2019, yang mencapai rekor lebih dari 3 juta barel serta tambahan stok dari negara-negara anggota IEA sebesar 1,6 juta barel yang setiap saat dapat dilepas ke pasar.

Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional, sebagai berikut:

- Dated Brent turun sebesar USD3,05 per barel dari USD62,77 per barel menjadi USD59,72 per barel.

- WTI (Nymex) turun sebesar US$ 2,96 per barel dari US$ 56,97 per barel menjadi US$ 54,01 per barel.

- Basket OPEC turun sebesar USD2,48 per barel dari USD62,36 per barel menjadi USD59,88 per barel.

- Brent (ICE) turun sebesar USD2,66 per barel dari USD62,29 per barel menjadi USD59,63 per barel.*




Berita Lainnya