Selasa | 05 November 2019
PSMTI Audiensi ke Kapolda Riau
Jajaran pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi.


Rabu | 30 Oktober 2019
Ribuan Umat Hadiri Perayaan HUT Dewa Chu Hu Tai Din
Ribuan umat menghadiri perayaan ulang tahun Dewa Chu Hu Tai Din (Tua Lang.


Selasa | 29 Oktober 2019
Malam Ini, Hadirkan Hiburan Untuk Masyarakat Sekitar
Perayaan HUT Dewa Chu Hu Tai Din (Tua Lang Kong) di Tempat Ibadah Tri Dharma.

Rubrik : pekanbaru
UMK Pekanbaru Diajukan Rp2,9 Juta
Editor : wisly | Penulis: Delvi Adri
Kamis , 07 November 2019
ilustrasi

PEKANBARU - Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2020 diajukan sebesar Rp 2.997.971,69. Jumlah itu naik sekitar Rp 200 ribu dari UMK tahun 2019 yang mencapai Rp 2.762.000.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, Johnny Sarikoen, mengatakan pihaknya tinggal menunggu tanda tangan walikota agar draf UMK 2020 diajukan ke provinsi.

"Tapi penetapan belum. Itu hasil perhitungan, pembahasan dan kesepakatan. Sekarang menunggu walikota untuk minta tanda tangan," kata Johnny, Kamis (7/11).

Johnny menyebut, jumlah yang diajukan itu kemungkinan tidak meleset. Artinya saat penetapan nanti kemungkinan besar UMK Pekanbaru sebesar Rp 2.997.971,69.

Pengajuan itu, tambah Johnny sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 dan penetapan PDB serta Inflasi.

Jumlah yang diajukan itu juga, kata Johnny sudah di atas Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kota Pekanbaru. "Biasa gak pernah berubah karena sudah di atas KHL,"  jelasnya.

Ia juga menjelaskan, setelah pengajuan draf UMK ditandatangani Walikota, draft itu akan disampaikan kepada Gubernur Riau. "Segera disampaikan ke Gubernur melalui Dewan Pengupahan Provinsi, setelah ditandatangani walikota," jelasnya.*




Berita Lainnya