Senin | 24 Februari 2020
Perayaan HUT Dewa Tua Pek Kong di Vihara Hock Tek Kiong
Vihara Hock Tek Kiong Jalan Lintas Pekanbaru - Duri km 73, Desa Berutu, Minggu.


Sabtu | 15 Februari 2020
PSMTI Riau Gelar Seminar Bisnis Untuk Bersaing di Era Digital
Sekitar 120 peserta mengikuti seminar dengan tema "Siapkah Bisnis Anda.


Minggu | 09 Februari 2020
IKTS Gelar Imlek Bersama
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) menggelar Imlek.

Rubrik : pekanbaru
UMK Pekanbaru Diajukan Rp2,9 Juta
Editor : wisly | Penulis: Delvi Adri
Kamis , 07 November 2019
ilustrasi

PEKANBARU - Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2020 diajukan sebesar Rp 2.997.971,69. Jumlah itu naik sekitar Rp 200 ribu dari UMK tahun 2019 yang mencapai Rp 2.762.000.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, Johnny Sarikoen, mengatakan pihaknya tinggal menunggu tanda tangan walikota agar draf UMK 2020 diajukan ke provinsi.

"Tapi penetapan belum. Itu hasil perhitungan, pembahasan dan kesepakatan. Sekarang menunggu walikota untuk minta tanda tangan," kata Johnny, Kamis (7/11).

Johnny menyebut, jumlah yang diajukan itu kemungkinan tidak meleset. Artinya saat penetapan nanti kemungkinan besar UMK Pekanbaru sebesar Rp 2.997.971,69.

Pengajuan itu, tambah Johnny sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 dan penetapan PDB serta Inflasi.

Jumlah yang diajukan itu juga, kata Johnny sudah di atas Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kota Pekanbaru. "Biasa gak pernah berubah karena sudah di atas KHL,"  jelasnya.

Ia juga menjelaskan, setelah pengajuan draf UMK ditandatangani Walikota, draft itu akan disampaikan kepada Gubernur Riau. "Segera disampaikan ke Gubernur melalui Dewan Pengupahan Provinsi, setelah ditandatangani walikota," jelasnya.*




Berita Lainnya