Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.


Minggu | 08 Desember 2019
PSMTI Dapat Membantu Pembangunan dan Mensejahterakan Masyarakat Riau
Warga Tionghoa sangat berperan dalam perkembangan ekonomi di Provinsi Riau..


Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.

Rubrik : nasional
Ada Kenaikan Harga Beras di November Lalu
Editor : wisly | Penulis: okezone.com
Senin , 02 Desember 2019
ilustrasi

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan pada harga beras di November 2019. Sejumlah jenis beras harganya naik.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.742,00 per kg. Angkan ini mengalami kenaikan sebesar 0,86% dibandingkan bulan sebelumnya.

"Untuk kualitas medium sebesar Rp9.522,00 per kilogram (Kg) atau naik sebesar 0,93%," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Tidak hanya beras premium dan medium, harga pada beras kualitas rendah juga mengalami kenaikan. Rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp9.245,00 per kg atau naik sebesar 0,03%.

Data tersebut didapatkan berdasarkan survei harga produsen beras di penggilingan. Survei dilakukan terhadap 1.084 observasi beras di penggilingan pada 874 perusahaan penggilingan di 32 provinsi.

"Dibandingkan dengan November 2018, rata-rata harga beras di penggilingan pada November 2019 untuk semua kualitas yaitu premium, medium, dan rendah masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,29%, 0,85%, dan 1,92%," jelasnya.

Sementara itu, BPS juga mencatat ada 1.588 transaksi penjualan gabah di 28 provinsi selama November 2019. Dari jumlah tersebut, transaksi gabah kering panen (GKP) 64,23%, gabah kering giling (GKG) 18,01%, dan gabah kualitas rendah 17,76%.

Adapun rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.098,00 per kg atau naik 1,71%. Sementara itu untuk tingkat penggilingan harganya mencapai Rp5.203,00 per kg atau naik 1,64% dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.

Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp5.619,00 per kg atau naik 2,02% dan di tingkat penggilingan Rp5.728,00 per kg atau naik 1,88%. Harga gabah kualitas rendah di tingkat petani Rp4.656,00 per kg atau turun 1,85% dan di tingkat penggilingan Rp4.738,00 per kg atau turun 1,88%.

Dibandingkan November 2018, rata-rata harga gabah pada November 2019 di tingkat petani untuk semua kualitas yaitu GKP, GKG, dan rendah masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,35%, 0,48%, dan 1,75%.

Pada tingkat penggilingan juga mengalami penurunan, dimana rata-rata harga pada November 2019 dibandingkan dengan November 2018 untuk semua kualitas yaitu GKP, GKG, dan rendah masing-masing juga mengalami penurunan sebesar 0,16%, 0,45%, dan 2,13%.*




Berita Lainnya