Kamis | 07 Februari 2019
Butuh Kegigihan, Pengorbanan dan Kerja Keras
Wanita Tionghoa asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Dr Santy A Md AK SH.


Minggu | 03 Februari 2019
178 Siswa SPN Polda Riau Kunjungi Vihara Kwan Tee Kong Bio
Sekitar 178 siswa SPN Polda Riau berkunjung ke Ling Thian Miao (Vihara Satya.

Rubrik : Sportainment | Minggu, 20 Januari 2019
Kevin/Marcus Juara Malaysia Masters 2019
Editor : delvi | Penulis:
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. (badmintonindonesia.org)


KUALA LUMPUR - Indonesia membawa pulang satu gelar juara dari Malaysia Masters 2019 lewat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi runenr-up.

Dalam pertandingan di Axiata Arena, Minggu (20/1) waktu setempat, Kevin/Marcus berhasil menyegel predikat juara usai mengalahkan wakil tuan rumah, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Pasangan Indonesia itu mengalahkan Ong/Teo dua gim langsung 21-15 dan 21-16.

Sukses itu menjadi gelar pertama Kevin/Marcus di tahun 2019. Selain itu, hasil positif tersebut meneguhkan dominasi Kevin/Marcus atas lawan dengan head head head 4-0.

"Hari ini, pertahanan lawan kami sangat bagus, jadi kami cukup susah untuk menyerang mereka. Makanya, kami harus fokus, khususnya di poin-poin akhir, harus lebih fokus," kata Marcus, seperti dikutip dari detik.com, Minggu (20/1/2019).

"Intinya, kami harus fokus dan jangan banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami juga bermain sedikit lebih cepat dari lawan. Hari ini, mereka main dengan percaya diri, lebih aman dan enggak gampang mati. Perubahannya di situ, mereka lebih nggak gampang mati," Kevin menimpali.

Di laga lain, Greysia/Apriyani haruus puas menjadi runner-up. Mereka dikalahkan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dalam laga tiga gim 21-18, 16-21, 16-21.

"Melawan pemain Jepang selalu ketat, jadi kami memang harus benar-benar dalam kondisi terbaik. Dengan lawan kemarin (Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi) kurang lebih sama. Mereka kuat, susah untuk dilawan," kata Greysia.

"Mereka lebih kuat dari pada kami. Ke depan, hal tersebut harus kami perbaiki lagi. Konsistensi tenaga harus lebih diperhatikan lagi," ucap Greysia. (int/efi)



Berita Lainnya