Sabtu | 18 Januari 2020
Resmi Dibuka, Bazar Imlek Dimeriahkan 40 Stand
Kemeriahan Tahun Baru Imlek 2571/2020 M dimulai dengan pembukaan Bazar Imlek di.


Kamis | 16 Januari 2020
Berbagai Acara Meriahkan Tahun Baru Imlek
Tahun Baru Imlek 2571/2020 M di Pekanbaru bakal lebih meriah. Berbagai event.


Minggu | 12 Januari 2020
Ibu-ibu PSMTI Riau Arisan Perdana di Gedung Serbaguna Perwanti
Ibu-ibu yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

Rubrik : hukum
Terjebak Macet, Dua Jambret Ditangkap Warga
Editor : wisly | Penulis: Linda
Senin , 13 Januari 2020
ilustrasi

PEKANBARU - Nofriyandi (23) dan EW (17) diamankan polisi karena menjambret seorang pengendara sepeda motor di Jalan H Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Sebelumnya, kedua tersangka ditangkap warga setelah terjebak macet.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu min Wijaya, melalui Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Hanafi, mengatakan, kedua tersangka menjambret pada Ahad (12/1) sekitar pukul 15.00 WIB. Korbannya adalah Fadli.

"Korban melintas mengendarai sepeda motor di Jalan Harapan Raya (Imam Munandar). Korban menerima panggilan telepon dan menyelipkannya di sela telinga kiri di dalam helm," ujar Hanafi, Senin (13/1).

Ketika korban memutar kendaraanya di depan PT Agung Toyota Auto Mal, datang kedua tersangka mengendarai sepeda motor Scoooy dari arah kiri  dan merampas handphone korban. Kaget, korban langsung berteriak sambil minta tolong warga.

Tidak hilang akal, korban mencoba mengejar tersangka hingga ke arah Jalan Merbabu dan simpang Jalan Singgalang. Korban kembali meneriaki jambret hingga menarik perhatian warga 

"Kebetulan  di sana sedang  ada keramaian karena pesta pernikahan. Lalu  lintas macet, dan kedua tersangka terjebak serta berhasil diamankan oleh warga berikut barang bukti satu unit sepeda motor Scoooy dan satu unit handphone milik korban," jelas Hanafi.

Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya yang mendapat laporan tentang kejadian itu langsung turun ke lokasi penangkapan tersangka. Kedua tersangka lalu dibawa ke Polsek Tenayan Raya untuk penyidikan lebih lanjut.  

Ketika diinterogasi, kedua pria pengangguran itu mengakui perbuatannya. Kedua tersangka ditahan dan dikenakan Pasal  365 atau Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.*




Berita Lainnya