Sabtu | 15 Februari 2020
PSMTI Riau Gelar Seminar Bisnis Untuk Bersaing di Era Digital
Sekitar 120 peserta mengikuti seminar dengan tema "Siapkah Bisnis Anda.


Minggu | 09 Februari 2020
IKTS Gelar Imlek Bersama
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) menggelar Imlek.


Minggu | 09 Februari 2020
Ribuan Warga Pekanbaru Meriahkan Perayaan Cap Go Meh
Ribuan warga Pekanbaru memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2571/2020 di Kampung.

Rubrik : politik
50 Kader PKB Maju di Pilkada 2020
Editor : wisly | Penulis: okezone.com
Selasa , 14 Januari 2020
ilustrasi

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan 50 kadernya akan maju di Pilkada Serentak 2020. Proses pencalonan hampir selesai. PKB menargetkan kemenangan 70 persen.

"Kalau pilkada sebelumnya itu 60 persen, kita ingin lebih dari itu mudah-mudahan bisa 70 persen bisa kita menangkan," kata Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Faisol Riza saat berbincang dengan Okezone, Selasa (14/1/2020).

Setelah menyelesaikan proses pencalonan di daerah, PKB melakukan fit and proper test atau uji kelayakan kepada para calon yang diusungnya. Proses ini sebagian sudah berjalan. Kemudian, melakukan survei di semua daerah untuk memastikan kemenangannya.

"Setelah itu baru kita akan putuskan rekomendasi kita sampaikan ke mana," jelasnya.

Ketua Komisi VI DPR RI itu memperkirakan PKB akan mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada para calon sekitar Maret 2020. Saat ini, tahapan untuk mencapai ke sana sedang berjalan. "Mungkin paling cepat Maret," tukasnya.

Aktivis pro-demokrasi yang pernah diculik rezim pemerintahan Orde Baru ini mengatakan, PKB kemungkinan sudah fix akan memberikan rekomendasi dukungan kepada calon di suatu daerah. Namun, daerah yang dimaksud masih belum diungkapkannya.

"Ada beberapa yang sudah kelihatan karena setiap daerah berbeda-beda," jelasnya.

 Faisol berkata ada sekitar 50 kader PKB yang akan maju di Pilkada Serentak 2020. Proses pencalonan kader internal masih terus digodok selaras dengan jalinan komunikasi politik bersama parpol lainnya. "Mungkin sekitar 50-an akan masuk jadi kandidat," pungkasnya.*




Berita Lainnya