Sabtu | 18 Januari 2020
Resmi Dibuka, Bazar Imlek Dimeriahkan 40 Stand
Kemeriahan Tahun Baru Imlek 2571/2020 M dimulai dengan pembukaan Bazar Imlek di.


Kamis | 16 Januari 2020
Berbagai Acara Meriahkan Tahun Baru Imlek
Tahun Baru Imlek 2571/2020 M di Pekanbaru bakal lebih meriah. Berbagai event.


Minggu | 12 Januari 2020
Ibu-ibu PSMTI Riau Arisan Perdana di Gedung Serbaguna Perwanti
Ibu-ibu yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

Rubrik : hukum
Mayat Wanita Mengapung di Parit
Editor : wisly | Penulis: Linda
Selasa , 14 Januari 2020
DIEVAKUASI - Mayat Tur Hutagalung dievakuasi oleh polisi. Mayat wanita berusia 65 tahun itu ditemukan mengapung di parit di Rusunawa Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru, Selasa (14/1). (ist)

PEKANBARU -  Mayat seorang wanita mengapung di dalam parit dekat Rusunawa Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Selasa (14/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Kondisi mayat sudah mengeluarkan bau tak sedap dan dikerubungi lalat.

Korban bernama Tur Hutagalung yang berusia 65 tahun, warga RT 0, RW 03, Kelurahan Meranti Pandak. Ketika ditemukan, mayat dalam posisi terlentang, dan di sekelilingnya mengapung  sampah.

"Mayat pertama kali ditemukan teman korban yang sedang mencari barang bekas di sepanjang Jalan Yos Sudarso," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, melalui Kapolsek Rumbai Pesisir, Kompol Ardinal Effendi.

Menurut saksi Sulis (70), korban diketahui sudah tiga hari tidak pulang ke rumahnya.  Saksi kaget mengetahui kalau korban sudah tidak bernyawa di dalam parit.

"Menurut saksi, korban pernah mengalami kecelakaan. Setelah itu, korban sering pingsan, bahkan ketika sedang berjalan," tutur Ardinal.

Penemuan mayat itu dilaporkan ke Polsek Rumbai Pesisir. Mayat korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Kartini, Pekanbaru.*




Berita Lainnya