Sabtu | 18 Januari 2020
Resmi Dibuka, Bazar Imlek Dimeriahkan 40 Stand
Kemeriahan Tahun Baru Imlek 2571/2020 M dimulai dengan pembukaan Bazar Imlek di.


Kamis | 16 Januari 2020
Berbagai Acara Meriahkan Tahun Baru Imlek
Tahun Baru Imlek 2571/2020 M di Pekanbaru bakal lebih meriah. Berbagai event.


Minggu | 12 Januari 2020
Ibu-ibu PSMTI Riau Arisan Perdana di Gedung Serbaguna Perwanti
Ibu-ibu yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

Rubrik : rohil
Bupati Rohil Resmikan Posyandu Kembang Sepatu
Editor : wisly | Penulis: afrizal
Selasa , 14 Januari 2020
BINCANG - Bupati Rohil, H Suyatno AMp, berbincang dengan petugas Posyandu Kembang Sepatu, usai peresmian posyandu setempat, di Jalan Siak RT 09/RW 03, Kelurahan Bagan Timur, Selasa (14/1). (hms)

BAGANSIAPIAPI -


Usai peresmian dilanjutkan dengan imunisasi ke balita. Suyatno juga memberikan bingkisan kepada petugas posyandu serta memberi penghargaan kepada pemilik tanah, Hermanto.

Hadir pada peresmian tersebut Ketua DPRD Rohil, Maston, Kajari Rohil, Gaos Wicaksono SH MH, Kasdim 0321/Rohil, Mayor inf Sumarno, Kapolsek Bangko, Kompol Sasli Rais SH, Widyaiswara Riau, Drs H Surya Arfan Msi, Camat Bangko, Rijalul Fikhri SE, Lurah Bagan Timur, Emma SE, Kepala Puskesmas Bagansiapiapi, dr Erwinto, ketua RT/RW, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat. 

Orang nomor satu di Rohil ini mengapresiasi tindakan salah satu warga Jalan Siak, Hermanto, yang rela menghibahkan sebahagian tanahnya untuk dijadikan bangunan posyandu dan tanaman obat keluarga (toga).

"Terimakasih Pak Hermanto yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan Posyandu Kembang Sepatu.  Memang tidak luas, tapi niat baik ketulusan hati keluarga ini lah yang patut kita puji," kata Suyatno.

Bupati berharap, disetiap kelurahan atau bahkan RT ada posyandu permanen seperti posyandu yang diresmikan saat ini. Dikatakannya, posyandu harus ada karena merupakan pertolongan pertama untuk lingkungan sekitarnya.

"Makanya saya minta kehadiran Posyandu Kembang Sepatu ini jangan hanya simbol dan pajangan saja. Saya minta disusun jadwal seminggu sekali karena dalam sebulan sekali itu terlalu jauh. Kalau tiap hari dananya dari mana itu juga harus dipikirkan, harus diprogramkan," tutur Suyatno.

Dia ingin pelayanan kesehatan kepada masyarakat ditingkatkan dengan adanya posyandu permanen ini. Suyatno mengatakan, membangun posyandu itu gampang-gampang saja tapi dana operasionalnya yang harus dipikirkan juga. 

"Penanganan dana terbatas, posyandu ini tidak hanya semata-mata untuk posyandu saja karena masih banyak lagi peran yang lain, mungkin dari dinas kesehatan perlu pembinaan-pembinaan lainnya. Apakah seminggu sekali, apakah sebulan sekali saja. Yang terpenting, jangan sampai tempat ini tutup, nanti diketawain orang," kata Suyatno.

Di kesempatan itu, dia juga mengucapkan terimakasih kepada Lurah dan Camat Bangko yang telah berupaya untuk membangun posyandu tersebut.  

"Saya pikir ini sudah cukup bagus, posyandu yang ada tanaman toganya, apotik hidup. Kami sampaikan lagi, tahniah selamat untuk Kelurahan Bagan Timur ini dan akan menyusul lagi kelurahan-kelurahan yang ada di Kecamatan Bangko, termasuk desa atau kepenghuluan-kepenghuluan juga buat posyandu," pungkasnya.*
 




Berita Lainnya