12 Safar 1442 H / Rabu, 30 September 2020
Dugaan Korupsi Pipa Transmisi PDAM di Inhil
Wakil Bupati Bengkalis Akan Dipanggil Paksa
hukum | Senin, 10 Februari 2020
Editor : wisly | Penulis : Linda
Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad

PEKANBARU - Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad, kembali mangkir dari panggilan penyidik Direktorat Resers Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Senin (10/2). Orang nomor dua di Negeri Junjungan itu terancam dipanggil paksa.

Seharusnya, Muhammad diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Dia dijadwalkan diperiksa pada pukul 09.00 WIB.
Pemanggilan terhadap Muhammad merupakan yang kedua. Sebelumnya, dia dipanggil untuk dimintai keterangannya sebagai tersangka pada Rabu (6/2). "Pemanggilan dijadwalkan pada pukul 09.00 WIB tapi hari ini belum memenuhi panggilan," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto.

Sunarto mengatakan, sesuai prosedur penyidik akan melakukan pemanggilan ulang terhadap Muhammad. Jika tidak datang akan dipanggil paksa. "Kita sesuai prosedur saja," tegasnya.

Muhammad ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan fakta persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. Dia disebut ikut terlibat dalam proyek pipa transmisi PDAM di Inhil tahun 2013 senilai Rp 3,8 miliar.

Sebelumnya, perkara pipa transmisi menyeret tiga tersangka, yakni Direktur PT Panatori Raja, Sabar Stevanus P Simalongo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Edi Mufti BE dan konsultan pengawas proyek, Syahrizal Taher. Ketiganya sudah divonis bersalah oleh pengadilan.

Dalam nota dakwaannya JPU menyebutkan, perbuatan para terdakwa dilakukan pada tahun 2013 di Kantor Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau. Pada dinas itu terdapat paket pekerjaan pengadaan dan pemasangan PE 100 DN 500 mm dengan anggaran sebesar Rp3.836.545.000 yang bersumber dari APBD Riau.

Ketika itu Muhammad bertindak selaku Kuasa Pengguna Anggaran dan Pengguna Anggaran, SF Harianto. Pada saat lelang diumumkan pada tanggal 14 Mei 2013 hingga 21 Mei 2013 melalui website LPSE Riau www.lpse.riau.go.id, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Komitmen adalah sejumlah Rp3.828.770.000.

Terjadi kongkalingkong dalam pelaksaan proyek.  Saat lelang dimulai saksi Harris Anggara alias Lion Tjai selaku Direktur PT Cipta Karya Bangun Nusa mengaku sebagai supplier pipa dari Medan dan memakai tiga perusahaan untuk mengikuti lelang, yakni PT Panotari Raja, PT Harry Graha Karya dam PT Andry Karya Cipta.

Dalam pelaksanaan pipa terdapat penyimpangan dalam proses pelelangan. Terdapat kesamaan dukungan teknis barang/spesifikasi teknik yang ditawarkan antara dokumen ketiga perusahaan fiktif.

Terdakwa Sabar Stefanus P Simalongo bersama Harris Anggara secara leluasa melaksanakan pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PE 100 DN 500 mm TA 2013 secara tidak benar. Pipa transmisi yang dipasang tidak sesuai dengan SNI Nomor 4829.2:2012 maupun SNI Nomor 06-4829-2005, yang berarti material atau bahan baku yang digunakan tidak sesuai dengan standar mutu.

Pengujian terhadap kekuatan hidrostatik pipa selama 65 jam pada suhu 80°c akan tetapi pada saat dilakukan pengujian yaitu pada jam ke 36:24 pipa yang diuji tersebut pecah. Selain itu, pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PE 100 DN 500 mm TA 2013 telah terjadi keterlambatan 28 hari kerja.

Seharusnya, kontraktor pelaksana PT Panotari Raja diberlakukan denda keterlambatan, pemutusan kontrak, dan pencairan jaminan pelaksanaan. Namun hal itu tidak dilakukan Dinas PU Riau. Diduga, Dinas PU Riau merekayasa serah terima pertama pekerjaan atau Provisional Hand Over.

Laporan dibuat secara tidak benar. Akibat perbuatan itu, negara dirugikan Rp2.639.090.623 miliar.*




Artikel Terbaru
dunia, Selasa, 29 September 2020
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan.

rohul, Selasa, 29 September 2020
Dalam menjalankan tugasnya di hari kedua, Pjs Bupati Rokan Hulu.

nasional, Selasa, 29 September 2020
Kondisi ekonomi di 2021 masih akan diliputi ketidakpastian dalam.

pekanbaru, Selasa, 29 September 2020
Hingga triwulan III 2020, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi.

pekanbaru, Selasa, 29 September 2020
Asisten II Setdaprov Riau, Evarevita terima kunjungan Forum Dosen.

hukum, Selasa, 29 September 2020
Polisi menangkap dua orang kurir narkotika berinisial DE (36) dan AS.

nasional, Selasa, 29 September 2020
Pandemi Corona yang berlangsung lebih dari enam bukan ini sudah.

meranti, Selasa, 29 September 2020
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti bergerak cepat guna.

rohil, Selasa, 29 September 2020
Para nelayan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diharapkan bisa.

sportainment, Selasa, 29 September 2020
Proses pembangunan Sirkuit Mandalika, yang akan jadi tuan rumah.

Otomotif