Sabtu | 15 Februari 2020
PSMTI Riau Gelar Seminar Bisnis Untuk Bersaing di Era Digital
Sekitar 120 peserta mengikuti seminar dengan tema "Siapkah Bisnis Anda.


Minggu | 09 Februari 2020
IKTS Gelar Imlek Bersama
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) menggelar Imlek.


Minggu | 09 Februari 2020
Ribuan Warga Pekanbaru Meriahkan Perayaan Cap Go Meh
Ribuan warga Pekanbaru memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2571/2020 di Kampung.

Rubrik : hukum
Bobol Rumah Warga di Siang Bolong, Harta Ratusan Juta Raib Digondol Maling
Editor : wisly | Penulis: Linda
Selasa , 11 Februari 2020
ilustrasi

PEKANBARU - Kawanan maling beraksi di rumah warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (11/2) siang. Pelaku menggasak emas dan uang korban dengan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Pelaku masuk ke rumah milik Desi, seorang guru di salah satu SMP di Pekanbaru. Ketika itu, Desi dan suaminya sedang bekerja, dan anak-anaknya bersekolah. "Terjadi sekitar pukul 10.30 WIB," kata Desi.

Diduga pelaku sempat berusaha masuk dari pintu depan rumah tapi situasi kendaraan yang hilir mudir melintas, membuat pelaku bergerak ke bagian belakang rumah.

Maling masuk ke dalam rumah setelah membobol pintu bagian belakang rumah dengan paksa. Setelah terbuka, pelaku langsung menuju kamar utama rumah korban dan mengacak-acak isi kamar.

Perbuatan pelaku diketahui oleh keponakan korban yang sedang berada di kamar lantai dua rumah. Dia curiga mendengar suara berisik seperti orang sedang mengerjakan bangunan.

Dengan cepat, saksi turun ke lantai bawah dan melihat pelaku kabur. "Pelaku kabur dengan cepat hingga wajahnya tidak terlihat jelas," kata Desi. 

Kejadian itu dilaporkan kepada Desi dan suaminya. Korban langsung bergegas pulang dan melihat kamar sudah berantakan. Sejumlah barang berharga pun raib.

"Pelaku membawa kabur dua unit laptop, emas yang disimpan di dalam kotak di lemari, celengan anak-anak, kartu ATM dan sejumlah barang lainnya. Nilainya sekitar ratusan juta rupiah," kata Desi.

Kejadian itu langsung dilaporkan korban ke Polsek Payung Sekaki. Polisi yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Payung Sekai, Iptu Suleman, membenarkan adanya kejadian itu.  "Kita juga sudah ke TKP," ujar Suleman.

Suleman mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Dia menduga pelaku lebih dari satu orang. "Untuk jumlah pelaku belum dipastikan berapa karena di lokasi tidak ada CCTV, kami masih selidiki," tegas Suleman.*




Berita Lainnya