19 Zulhijjah 1441 H / Minggu, 9 Agustus 2020
Bobol Rumah Warga di Siang Bolong, Harta Ratusan Juta Raib Digondol Maling
hukum | Selasa, 11 Februari 2020
Editor : wisly | Penulis : Linda
ilustrasi

PEKANBARU - Kawanan maling beraksi di rumah warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (11/2) siang. Pelaku menggasak emas dan uang korban dengan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Pelaku masuk ke rumah milik Desi, seorang guru di salah satu SMP di Pekanbaru. Ketika itu, Desi dan suaminya sedang bekerja, dan anak-anaknya bersekolah. "Terjadi sekitar pukul 10.30 WIB," kata Desi.

Diduga pelaku sempat berusaha masuk dari pintu depan rumah tapi situasi kendaraan yang hilir mudir melintas, membuat pelaku bergerak ke bagian belakang rumah.

Maling masuk ke dalam rumah setelah membobol pintu bagian belakang rumah dengan paksa. Setelah terbuka, pelaku langsung menuju kamar utama rumah korban dan mengacak-acak isi kamar.

Perbuatan pelaku diketahui oleh keponakan korban yang sedang berada di kamar lantai dua rumah. Dia curiga mendengar suara berisik seperti orang sedang mengerjakan bangunan.

Dengan cepat, saksi turun ke lantai bawah dan melihat pelaku kabur. "Pelaku kabur dengan cepat hingga wajahnya tidak terlihat jelas," kata Desi. 

Kejadian itu dilaporkan kepada Desi dan suaminya. Korban langsung bergegas pulang dan melihat kamar sudah berantakan. Sejumlah barang berharga pun raib.

"Pelaku membawa kabur dua unit laptop, emas yang disimpan di dalam kotak di lemari, celengan anak-anak, kartu ATM dan sejumlah barang lainnya. Nilainya sekitar ratusan juta rupiah," kata Desi.

Kejadian itu langsung dilaporkan korban ke Polsek Payung Sekaki. Polisi yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Payung Sekai, Iptu Suleman, membenarkan adanya kejadian itu.  "Kita juga sudah ke TKP," ujar Suleman.

Suleman mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Dia menduga pelaku lebih dari satu orang. "Untuk jumlah pelaku belum dipastikan berapa karena di lokasi tidak ada CCTV, kami masih selidiki," tegas Suleman.*




Artikel Terbaru
meranti, Sabtu, 8 Agustus 2020
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan.

pekanbaru, Sabtu, 8 Agustus 2020
Asosiasi Media Siber Indonesia {AMSI} Riau akan menggelar seminar.

sportainment, Sabtu, 8 Agustus 2020
Manchester City melangkah mantap ke babak perempatfinal Liga.

potret, Jumat, 7 Agustus 2020
Sejumlah karyawan melakukan aktivitas di Terminal Peti Kemas (TPK).

meranti, Jumat, 7 Agustus 2020
Sebanyak 93 tapal batas desa dari 96 desa yang ada di Kepulauan.

pekanbaru, Jumat, 7 Agustus 2020
Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 kembali bertambah, dan kali ini.

dunia, Jumat, 7 Agustus 2020
Pemulihan ekonomi di seluruh dunia bisa terjadi lebih cepat jika.

pekanbaru, Jumat, 7 Agustus 2020
Pascameningkatnya angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau.

sportainment, Jumat, 7 Agustus 2020
Liga Champions menghelat dua laga dini hari nanti. Manchester City vs.

hukum, Kamis, 6 Agustus 2020
Setelah beberapa pekan pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Otomotif
Kamis , 06 Agustus 2020