Sabtu | 15 Februari 2020
PSMTI Riau Gelar Seminar Bisnis Untuk Bersaing di Era Digital
Sekitar 120 peserta mengikuti seminar dengan tema "Siapkah Bisnis Anda.


Minggu | 09 Februari 2020
IKTS Gelar Imlek Bersama
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) menggelar Imlek.


Minggu | 09 Februari 2020
Ribuan Warga Pekanbaru Meriahkan Perayaan Cap Go Meh
Ribuan warga Pekanbaru memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2571/2020 di Kampung.

Rubrik : pekanbaru
Sambut Dua Jenderal, AMMAN Desak Muhammad Ditahan
Editor : wisly | Penulis:
Rabu , 12 Februari 2020
Aksi unjuk rasa.

PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa anti Korupsi Riau (AMMAN) melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (12/2). Mereka mendesak, kepolisian menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan pipa transmisi di Kabupaten Indragiri Hilir dan menahan Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad.

Aksi massa dilakukan ketika kunjungan Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, ke Pekanbaru. Massa memulai aksi di belakang Perpustakaan Soeman Hs, tapi ketika beranjak ke Polda Riau, massa dihadang aparat kepolisian.

Pihak kepolisian meminta massa membubarkan diri dikarenakan alasan keamanan. Sebelum bubar, massa  yang dikoordinir oleh Didik Arianto, meminta agar mereka diizinkan untuk menyampaikan tuntutan. "Kami ingin Wabup Bengkalis ditahan, kami ingin Negeri Junjungan bersih dari korupsi," teriak massa.

Didik  menjelaskan, mereka ingin mendesak aparat penegak hukum untuk segera mungkin menahan Muhammad dan segera melimpahkan berkas kepada Kejati Riau. Massa juga meminta KPK melakukan supervisi kasus dugaan korupsi yang melilit Muhammad.

Didik menyebutkan, saat ini kasus korupsi makin banyak dan menggorogoti uang rakyat. Hal itu tidak bisa dibiarkan.

Setelah diberi penjelasan dan menimbang alasan kondisufitas, akhirnya massa membubarkan diri. Mereka menyebutkan akan menyampaikan aspirasi serupa di lain waktu.*




Berita Lainnya