Sabtu | 15 Februari 2020
PSMTI Riau Gelar Seminar Bisnis Untuk Bersaing di Era Digital
Sekitar 120 peserta mengikuti seminar dengan tema "Siapkah Bisnis Anda.


Minggu | 09 Februari 2020
IKTS Gelar Imlek Bersama
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) menggelar Imlek.


Minggu | 09 Februari 2020
Ribuan Warga Pekanbaru Meriahkan Perayaan Cap Go Meh
Ribuan warga Pekanbaru memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2571/2020 di Kampung.

Rubrik : kuansing
Realisasi PAD Kuansing di Januari Capai Rp4 M
Editor : wisly | Penulis: idi
Kamis , 13 Februari 2020
ilustrasi

TELUK KUANTAN - Realisasi penerimaan daerah hingga 31 Januari 2020 baru mencapai sekitar Rp4 miliar atau 4 persen dari target PAD sebesar Rp101 miliar untuk tahun 2020.

"Pendapatan daerah hingga akhir Januari telah terealisasi Rp4 miliar atau 4 persen dari target tahun ini," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing, Jafrinaldi melalui Kabid Penerimaan, Aprid Ade kepada wartawan, belum lama ini, di Kota Telukkuatan.

Jumlah penerimaan itu, katanya, nilainya meningkat dari periode yang sama tahun 2019 yang hanya sebesar Rp2,5 miliar. Ia berharap peningkatan ini terus berkelanjutan. "Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu meningkat," ungkapnya.

Meningkatnya pendapatan daerah didorong oleh penerimaan perpajakan, terutama Pajak Penerangan Jalan (PPJ) PLN yang setiap bulannya mencapai Rp1,4 miliar.

"Dari sektor pajak ini saja dalam setahun kita dapat sekitar Rp17 miliar lebih," terangnya.

Menurutnya, tahun 2020 ini Pemerintah Kabupaten telah memasang target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp101,2 miliar. Target naik Rp14 miliar dari tahun sebelumnya, yaitu Rp87 miliar.

"Tahun lalu, mampu kita realisasikan sebesar 97 persen. Tahun ini berdasarkan perhitungan, kita naikkan jadi Rp101,2 miliar," ujarnya.

Terkait target ini, Jafrinaldi mengaku optimis bisa tercapai. Salah satunya, ditahun ini kontribusi PBB akan mengalami kenaikan karena adanya perubahan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Kemudian beberapa sektor penerimaan lainnya diyakini akan mengalami kenaikan.

Makanya pihaknya melakukan berbagai terobosan dan meningkatkan koordinasi dengan seluruh OPD yang memiliki sumber pendapatan.

"Kalau semua OPD bersinergi, kita optimis, target bisa tercapai," ujarnya.*




Berita Lainnya