4 Safar 1442 H / Selasa, 22 September 2020
Eks GM MP Club Divonis Bebas
hukum | Kamis, 19 Maret 2020
Editor : wisly | Penulis : Linda
ilustrasi

PEKANBARU - Eks General Manager (GM) MP International Executive Club, Benny Lubis, bisa bernapas lega. Benny divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru karena tidak terbukti melakukan penggelapan dana perusahaan tempatnya bekerja.

Vonis bebas dibacakan majelis hakim PN Pekanbaru yang diketuai Sorta Ria Neva, Kamis (19/3)  petang. "Mengadili, membebaskan terdakwa Benny Lubis dari segala tuntutan jaksa penuntut, memerintahkan terdakwa dibebaskan paling lama setelah putusan ini dibacakan," kata Sorta.

Majelis hakim dalam amar putusannya, menyebutkan, Benny tidak terbukti bersalah sebagaimana dakwaan primer yang disusun JPU. Selain membebaskan, majelis hakim juga memerintahkan JPU memulihkan harkat dan martabat Benny.

Mendengar putusan itu, Benny yang awalnya tidak sadar, langsung terkejut. Tidak yakin, dia mempertanyakan kembali putusan yang dibacakan hakim ketua. "Bebas saya buk?" kata  Benny.

Setelah dijelaskan, Benny langsung mengucapkan syukur. Dia langsung sujud syukur di hadapan majelis hakim. "Alhamdulillah ya Allah," ucap Benny.

Benny dan penasehat hukumnya langsung menyatakan menerima putusan itu. Sementara JPU Jefry menyatakan pikir-pikir selama 7 hari untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. 

Sebelumnya, JPU menuntut Benny dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan. JPU menyatakan, Benny bersalah melanggar Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan.

Dalam dakwaannya, JPU menyebutkan, Benny mengambil uang milik MP Internasional Executive Club Pekanbaru pada Agustus 2017 sampai Oktober 2018. Caranya, dia meminta saksi Melia Fersi Sapriati mengajukan invoice pembayaran honor cleaning service atas nama CV Radhitya Pratama, atas nama CV Jaya Service Line dan CV Clean Wijaya Service.

Invoice itu disetujui oleh Benny ke bagian keuangan di Kantor MP International Executive Club Pekanbaru senilai Rp 39.500.000. Setiap bulannya, uang itu dibagikan kepada 10 orang cleaning service. 

Namun ternyata CV Jaya Service Line dan CV Clean Wijaya Service adalah perusahaan fiktif. Selain itu uang Rp39.500.000, setiap bulannya digunakan untuk membayar gaji  2 orang pengawas masing-masing sebesar Rp2.000.000 dan 8 orang cleaning service masing-masing Rp1.200.000, barang habis pakai dua pengawas masing-masing sebesar Rp500.000.

Sisanya dikembalikan ke Benny. Akibatnya, MP Internasional Executive Club  Pekanbaru mengalami kerugian lebih kurang Rp 348.600.000.

Tidak hanya itu, Benny juga menunjuk CV Elang Perkasa Entertaint sebagai Event Organizer yang menyediakan tenaga DJ MP Internasional Executive Club Pekanbaru. Setiap akhir bulan terdakwa meminta saksi Darmin Rangkuti untuk mengajukan permohonan pembayaran honor DJ ke bagian keuangan di kantor MP Internasional Executive Club Pekanbaru Rp 32.000.000.

Benny juga meminta diajukan pembayaran penjagaan F DJ sebesar Rp.1.000.000 dan pembayaran akomodasi dan compliment sebesar Rp.1.250.000.000 disetiap event. Ternyata personel penjagaan untuk menjaga FD J disetiap event tidak pernah ada dan akomodasi para F DJ tidak bisa dikonfirmasi, serts para DJ yang bekerja di kantor MP Internasional Executive Club Pekanbaru tidak pernah mendapatkan compliment. 

"CV Elang Perkasa Entertaint adalah perusahaan  fiktif dan dari 4  orang DJ yang bekerja di perusahaan MP Internasional Executive Club Pekanbaru, dua orang masing-masing hanya menerima gaji/honor sebesar Rp 3.500.000 per bulan dan dua lainnya mendapat Rp 3.000.000 per bulan. Akibatnya MP Club merugi Rp 311.187.000," papar JPU.

Benny juga memanipulasi pembelian lampu LED untuk MP Club dan meminta pengurangan harga dengan janji akan membeli kembali barang dengan jumlah besar. Pengurangan harga yang diterima Rp 34.000.000, di dalam faktur, terdakwa meminta tetap dituliskan Rp 204.000.000 tanpa dimasukkan potongan harga. Terdakwa juga mengambil uang potongan harga Rp 30 juta.  Akibat perbuatan Benny, MP Internasional Executive Club Pekanbaru mengalami kerugian  Rp 689.787.000. *
 




Artikel Terbaru
dunia, Selasa, 22 September 2020
Dengan 75.083 kasus baru Covid-19 yang dilaporkan dalam 24 jam.

dumai, Selasa, 22 September 2020
Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As, M.Si meminta kepada seluruh.

hukum, Selasa, 22 September 2020
M Alhadar, pengusaha rental mobil yang hilang sejak satu pekan lalu.

pekanbaru, Selasa, 22 September 2020
Jumlah kasus Covid-19 di Riau kembali bertambah, kali ini terdapat.

otomotif, Selasa, 22 September 2020
Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI) memperkirakan, total penjualan.

nasional, Selasa, 22 September 2020
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan melalui Satuan.

hukum, Selasa, 22 September 2020
Pengadilan Negeri (PN) Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

kampar, Selasa, 22 September 2020
Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan A.

pelalawan, Selasa, 22 September 2020
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan mengesahkan.

hukum, Selasa, 22 September 2020
Unit Turjawali Sat Polantas Polres Rokan Hulu (Rohul) saat operasi.

Otomotif