Kamis | 02 April 2020
PSMTI Kota Pekanbaru Salurkan Tangki Cuci Tangan dan Disinfektan
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Pekanbaru, menyalurkan.


Kamis | 02 April 2020
Serahkan Alat Semprot dan Cairan Disinfektan ke MUI Pekanbaru
Untuk mengantisipasi virus corona, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia.


Rabu | 25 Maret 2020
Tionghoa Pekanbaru Serahkan Bantuan APD Cegah Covid-19
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama organisasi.

Rubrik : hukum
Polri Sudah Proses 41 Kasus Hoaks Terkait COVID-19
Editor : wisly | Penulis: antaranews
Senin , 23 Maret 2020
ilustrasi

JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan Polri sudah menangani 41 kasus penyebaran hoaks di media sosial terkait virus COVID-19, baik di jajaran polda, polres hingga Bareskrim Polri.

Pihaknya menegaskan bahwa Polri terus melaksanakan patroli siber.

"Kami 24 jam melakukan patroli cyber. Bergerak semua, mulai dari Bareskrim, Polda, Polres, Polsek. Sudah 41 kasus hoaks virus corona yang kami proses," kata Irjen Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/3).

Selain melakukan penegakan hukum, Polri juga berupaya mengedukasi masyarakat berupa imbauan dan kontra narasi melalui media sosial resmi Polri.

"Kami juga melakukan imbauan, kontra narasi, kami punya tim di berbagai satuan untuk melakukan kontra narasi sehingga terwujud upaya edukasi terhadap netizen," katanya.

Mantan Wakapolda Jatim ini meminta masyarakat agar tidak langsung menelan mentah-mentah setiap informasi soal virus covid-19 yang beredar di media sosial.

"Netizen saya imbau, jangan menelan mentah-mentah info yang ‎belum jelas. Baiknya tanya dulu, apalagi soal corona yang berkaitan dengan jiwa raga. Saring dulu baru sharing," kata jenderal bintang dua itu.

Sebelumnya, hingga Kamis (19‎/3), ada 30 tersangka dari 30 kasus hoaks COVID-19 yang ditangani Bareskrim Polri dan jajaran Polda di seluruh Indonesia.*




Berita Lainnya