Kamis | 02 April 2020
PSMTI Kota Pekanbaru Salurkan Tangki Cuci Tangan dan Disinfektan
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Pekanbaru, menyalurkan.


Kamis | 02 April 2020
Serahkan Alat Semprot dan Cairan Disinfektan ke MUI Pekanbaru
Untuk mengantisipasi virus corona, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia.


Rabu | 25 Maret 2020
Tionghoa Pekanbaru Serahkan Bantuan APD Cegah Covid-19
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama organisasi.

Rubrik : bengkalis
Selisih 186 orang
Jumlah Warga yang Dikarantina Berubah
Editor : zulkarnain | Penulis:
Kamis , 26 Maret 2020
warga Bengkalis asal Malaysia saat tiba di lokasi karantina, Bumi Perkemahan

BENGKALIS – Hingga Kamis siang (26/3/2020) terjadi perubahan dari warga yang dikarantina. Perubahan ini menyebabkan jumlah total warga yang dikarantina baik karantina mandiri maupun karantina di empat gedung mengalami perubahan signifikan.

Dari empat gedung yang dijadikan lokasi karantina, untuk Asrama Diklat di Desa Kelapapati jumlah warga yang dikarantina melonjak drastis dari sebelumnya 119 orang menjadi 134. Kemudian, untuk BLK di Desa Senggoro dari sebelumnya 57 orang turun menjadi 53 orang. Sementara untuk dua gedung lainnya yaitu Asrama Atlet di Desa Wonosari dan Gedung Bumi Perkemahan di Desa Kelapapati tetap, masing-masing 79 dan 83.

Bila ditambahkan dengan jumlah warga yang melakukan karantina mandiri sebanyak 905 orang, maka jumlah keseluruhan warga yang dikarantina sebanyak 1.254 orang, lebih sedikit bila dibandingkan dengan data sehari sebelumnya sebesar 1.357 orang. Padahal data 1.357 ini dikeluarkan pada hari Rabu (25/3/2020) pukul 11.30 WIB beberapa jam sebelum penumpang asal Bengkalis dari Malaysia tiba di pelabuhan BSL yang berjumlah 83 orang.

“Berdasarkan data kemarin, kalau digabungkan dengan tambahan 83 orang ini, maka total keseluruhan warga yang dikarantina adalah 1.440 orang,” ujar salah seorang wartawan mengamati data yang diterima dari Posko Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, melalui layanan Call Center.

Berdasarkan tabel yang diterima, tidak ada penjelasan dalam keseluruhan tabel, mengapa bisa terjadi perubahan. “Padahal selisihnya sangat besar 1.440 – 1.254 orang. 186 orang,” ujar wartawan lainnya.

Juru bicara dari Posko Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Alwizar sendiri melalui WA resminya Rabu kemarin sudah meminta kepada para wartawan agar menghubungi Call Center untuk mendapatkan perkembangan seputar Covid-19. Konferensi pers baru akan dilakukan kalau ada kebijakan baru. Sekedar informasi hari ini Kamis (26/3/2020) kembali pelabuhan BSL dipenuhi warga Bengkalis asal Malaysia yang baru tiba. Namun, belum terkonfirmasi dari Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis berapa jumlahnya (zul)




Berita Lainnya