19 Zulqaidah 1441 H / Jumat, 10 Juli 2020
Antisipasi Lonjakan Harga, Bulog Gelar OP Perdana Tahun 2019
Zona Riau | Minggu, 3 Maret 2019
Editor : redaktur | Penulis :
Bulog Divre Riau Kepri menggelar OP
PEKANBARU - Guna menjaga stabilitas harga pangan dan menjaga ketersediaan pasokan, hari ini Kamis (3/1/2019) secara resmi Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Riau- Kepulauan Riau menggelar operasi pasar (OP) perdana di tahun 2019 dengan daerah sebaran Riau-Kepulauan Riau.

OP ditandai dengan pelepasan sejumlah truk pengangkut beras dari Halaman Kantor Gubernur Riau pada Kamis, (3/1) sore. 

Menurut Kepala Bulog Divre Riau Kepri Abdul Muis S Ali, OP ini dilakukan ke seluruh pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK), Toko Pangan Kita, dengan harapan adanya pasokan beras tentunya bisa dijangkau oleh masyarakat.

"Kita menargetkan tahun ini jangan terjadi lonjakan harga beras di masayarakat. Terlebih lagi mengingat kondisi cuaca yang berubah-ubah. Dengan ketersedian beras yang kita salurkan tentunya bisa membantu masyarakat. Kalau OP kami kerjakan sepanjang tahun,” ujar Kepala Bulog Divre Riau Kepri Abdul Muis S Ali.

Beras didistribusikan dengan melewati pedagang pengecer, lokasi tinggal pangan, Satgas Bulog, kios, dan penjualan langsung di sejumlah pasar tradisional. 

“Kami melibatkan seluruh unsur untuk  mengerjakan OP. Kalau harga terancam, kami mengerjakan OP guna memasok beras ke pasar RT/RW, masyarakat, dan lainnya untuk memastikan bahwa beras aman,” paparnya.

OP kali ini, kata dia, dilaksanakan untuk mengantisipasi iklim dan bencana, sampai-sampai daerah dapat langsung memanfaatkannya. 

“Kami pun mencadangkan beras premium guna memenuhi keperluan masyarakat. Untuk harga beras OP yang dijual, dipastikan di bawah harga eceran tertinggi. Dimana beras medium OP dibanderol Rp8.600, kalau kualitas premium Rp9.600," pungkasnya.

Dengan adanya Operasi Pasar ini tentunya disambut positif oleh berbagai pihak, terutama oleh pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, mengigat dengan adanya OP ini diharapkan sangat membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang boleh dikatakan belum stabil.

"Kita apresiasi atas langkah Bulog ini, karena secara statistik kita lihat untuk harga beras memang ada peningakatan. Tentunya harapan kita dengan adanya Operasi Pasar masyarakat akan sangat terbantu, dan bisa memberi situasi aman buat masyarakat ditengah kondisi ekonimi sekarang," ungkap Ingot, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Ingot juga mengakui, untuk saat ini harga beras di pasaran cenderung masih mahal, terutama untuk harga beras jenis premium, sementara untuk medium relatif stabil.

"Setidaknya ada alternatif atau pilihan baru buat masyarakat, disamping itu kita juga berharap operasi pasar semacam ini rutin dilakukan dan dimonitor oleh semua pihak tidak terkecuali dari pengawasan di lapangan dari kita sendiri," pungkas Ingot.

Penulis : Mimi Purwanti
Editor    : Fauzia




Artikel Terbaru
dunia, Jumat, 10 Juli 2020
Warga Israel geram dengan sikap pemerintahan Perdana Menteri Benjamin.

pekanbaru, Jumat, 10 Juli 2020
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, umumkan Riau.

pelalawan, Jumat, 10 Juli 2020
Pandemi Covid-19 tak menghalangi warga Desa Pangkalan Terap,.

otomotif, Kamis, 9 Juli 2020
Penjualan kendaraan di Indonesia menurun drastis selama pandemi virus.

etalase, Kamis, 9 Juli 2020
SKK Migas Perwakilan Sumbagut bersama KKKS wilayah Riau, Kamis.

pekanbaru, Kamis, 9 Juli 2020
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau kembali umumkan.

kampar, Kamis, 9 Juli 2020
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto menyerahkan 3 unit ambulan.

inhu, Kamis, 9 Juli 2020
Program Kampung Tangguh Nusantara diharapkan bisa mengatasi masalah.

bengkalis, Kamis, 9 Juli 2020
BENGKALIS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis.

etalase, Kamis, 9 Juli 2020
Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh.

Otomotif