20 Muharram 1444 H / Kamis, 18 Agustus 2022
Menteri PPPA Luncurkan Aplikasi Sisternet | METRORIAU.COM

Agu 2022
18


Dukung Peningkatan Pemberdayaan Perempuan
Menteri PPPA Luncurkan Aplikasi Sisternet
etalase | Kamis, 30 April 2020
Editor : wisly | Penulis : rls

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus mengembangkan program Sisternet yang berfokus pada peningkatan kemampuan perempuan Indonesia di era digital. Guna lebih memaksimalkan lagi kemampuan Sisternet menjangkau kalangan perempuan di semua lapisan masyarakat, XL Axiata membangun aplikasi digital yang mempermudah siapa saja untuk mengakses seluruh program Sisternet.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspayoga bersama Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini meluncurkan aplikasi Sisternet secara daring di Jakarta, Rabu (19/4).

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, dengan adanya aplikasi ini, maka perempuan Indonesia di mana pun mereka berada akan bisa lebih mudah mengakses program-program Sisternet. Sepanjang tahun Sisternet menyelenggarakan banyak sekali kegiatan, terutama yang bersifat edukasi mengenai berbagai kebutuhan perempuan, dari mulai mengenai pengelolaan keuangan, membangun bisnis sendiri, peningkatan keahlian, hingga parenting. "Sebagian besar kegiatan tersebut masih bersifat offline di banyak kota. Dengan adanya aplikasi ini, semua materi program Sisternet bisa diakses secara mudah di mana pun dan kapan pun,” jelasnya.

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga menyampaikan, apresiasi hadirnya aplikasi Sisternet, yang bertujuan untuk memangkas kesenjangan perempuan dan laki-laki dalam hal pemanfaatan teknologi informatika, termasuk internet di Indonesia. PT XL Axiata, Tbk, melalui aplikasi Sisternet, menjadi salah satu contoh kontribusi nyata dunia usaha untuk ikut bergerak dan mendukung program-program pemerintah bagi kemajuan bangsa Indonesia. "Kami berharap, aplikasi Sisternet dapat menjadi sumber inspirasi, tidak hanya bagi perempuan Indonesia, namun juga dunia usaha lainnya untuk dapat terus memunculkan inovasi-inovasi yang dapat mendukung pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia," jelasnya.

Menurut Dian Siswarini, aplikasi Sisternet bisa diunduh di Google Playstore untuk ponsel Android dan App Store untuk iPhone. Aplikasi yang disiapkan selama 5 bulan ini akan memuat berbagai agenda program yang dibagi dalam 3 segmen fitur, yaitu Sister Berbagi, Agenda Berbagi, dan Modul Pintar. Pada segmen Sister Berbagi akan tersaji kumpulan artikel yang bersifat inspiratif dan motivatif bagi kaum perempuan untuk bisa lebih mandiri dan berdaya. Hingga saat ini Sisternet memiliki lebih dari 12 ribu artikel. Segmen Agenda Berbagi akan menyajikan kelas-kelas edukasi yang mengajarkan berbagai ketrampilan digital, cara mendapatkan inspirasi, hingga bagaimana membangun jaringan. Kelas-kelas ini bisa diakses secara gratis.

Sementara itu pada segmen Modul Pintar, tersedia modul-modul edukasi dalam format audio visual mengenai beragam topik yang diajarkan oleh para ahli di bidangnya. Saat ini sudah tersedia sekitar 40 modul audio visual mengenai digital parenting, karir, kewirausahaan, dan pengelolaan keuangan. Modul Pinter merupakan segmen yang paling banyak diakses oleh publik di website Sisternet.co.id.

Pada tahap pengembangan aplikasi, ada sejumlah fitur yang sedang disiapkan, antara lain adalah Portal Forum yag berupa forum diskusi antarpelaku UKM yang adalah perempuan. Lalu ada juga Media Podcast yang menyediakan berbagai informasi dan materi-materi audio inspiratif. Kemudian ada juga fitur Panic Button, sebagai sarana untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk penyediaan fitur Panic Button, Sisternet bekerja sama dengan Kementerian PPPA. Kedepannya, Sisternet pun akan memberikan berbagai pelatihan pemasaran secara online kepada perempuan pelaku usaha kecil di 5 provinsi bersama Kementerian PPPA dan Mitranya yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di bidang ekonomi.

Sebelum ini, Sisternet lebih banyak melaksanakan program-program-nya secara offline di berbagai kota, termasuk di luar Jawa. Para member Sisternet yang tersebar di berbagai daerah mengakses program-program melalui website Sisternet.co.id. Pengunjung website ini cukup banyak. Bulan Maret 2020 lalu, tercatat lebih dari 50 ribu page viewer. Tingginya angka pengakses ke website Sisternet ini menjadi salah satu pertimbangan bagi XL Axiata untuk membangun aplikasi Sisternet.

“Dengan aplikasi, maka masyarakat, terutamam kaum perempuan bisa lebih mudah mengakses program-program Sisternet dengan menggunakan smartphone-nya. Tidak harus menggunakan komputer untuk bisa mendapatkan yang tampilan halaman yang lebih jelas. Jadi saat ini, Sisternet memiliki dua saluran digital untuk menyampaikan program-programnya,” tutur Dian.

Diluncurkan pertama kali pada 23 April 2015, Sisternet kini memiliki lebih dari 23 ribu anggota. Untuk terus meningkatkan nilai manfaat bagi kaum perempuan Indonesia, Sisternet menjalin kerjasama dengan berbagai komunitas dan organisasi perempuan, juga dengan banyak pegiat sosial di berbagai daerah. Selain itu, Sisternet juga aktif bekerjasama dengan sejumlah instansi pemerintah, selain dengan Kementerian PPPA juga dengan Kementerian Komunitasi dan Informatika, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Kementerian Kesehatan.   

Perempuan melawan pandemi
Dalam rangka peluncuran aplikasi Sisternet, XL Axiata menyelenggarakan kelas webinar Share Care Inspire Class yang terbuka untuk diakses masyarakat bertajuk “Covid-19 dan Digitalisasi, Cara Baru Perempuan Melawan Pandemi”.  Acara yang diselenggarakan secara daring ini menghadirkan para tokoh perempuan yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia. Mereka adalah Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, pekerja seni Dian Sastrowardoyo, serta praktis kedokteran dr. Reisa Broto Asmoro, dan juga di moderatori oleh Becky Tumewu.

Pada kelas ini antara lain dibahas mengenai bagaimana memahami karakter virus dengan informasi lengkap terkait pengertian, dan istilah-istilah yang muncul saat wabah Covid-19. Lalu juga tentang bagaimana menyikapi stigma “Online is new normal” seorang perempuan di rumah ataupun di kantor. Selain itu mengenai sejauhmana dukungan dari para pemimpin perempuan dari berbagai sektor dalam mengatasi dan menghadapi permasalahan wabah covid-19.*

Indeks Terbaru
pekanbaru, Kamis, 18 Agustus 2022
Vaksinasi Dosis I di Riau Capai 86,46 Persen
dunia, Kamis, 18 Agustus 2022
Kuwait Dukung Kemerdekaan Palestina
potensa, Rabu, 17 Agustus 2022
Rayakan HUT RI ke-77, XL Beri Beragam Penawaran Bagi Pelanggan
meranti, Rabu, 17 Agustus 2022
Nelayan Desa Sungai Gayung Kiri Gelar Upacara di Pantai
pekanbaru, Rabu, 17 Agustus 2022
Harapan Gubri Terkait Tema Hari Ulang Tahun ke 77 Republik Indonesia

pekanbaru, Rabu, 17 Agustus 2022
Covid Kembali Melonjak, Pemko Pekanbaru Pertimbangkan Kegiatan CFD
hukum, Rabu, 17 Agustus 2022
BPOM Pekanbaru Sita Kosmetik Ilegal Senilai Rp1,5 Miliar
pekanbaru, Rabu, 17 Agustus 2022
Capaian Vaksinasi Booster Lansia di Riau Baru 22,43 Persen
pekanbaru, Rabu, 17 Agustus 2022
HK Pastikan Pemeliharaan Jaringan IPAL Sesuai Prosedur tanpa Abaikan Aspek Transparansi
pekanbaru, Selasa, 16 Agustus 2022
Gubri Soroti Banyak Mobil Mewah Antre Solar Bersubsidi

otomotif, Selasa, 16 Agustus 2022
Hino Berikan CSR Pendidikan di GIIAS 2022
politik, Selasa, 16 Agustus 2022
Hary Tanoe dan Prabowo Diskusi Bahas Kolaborasi Hadapi Pemilu 2024
pekanbaru, Senin, 15 Agustus 2022
Kapolda: Gagasan Pak Jokowi yang Dimotori Kapolri
hukum, Senin, 15 Agustus 2022
Terkait Kelangkaan Solar, Polda Riau Temukan SPBU Nakal
pekanbaru, Senin, 15 Agustus 2022
Pertalite di Riau Hanya Cukup Sampai Oktober, Kepala ESDM: Kita Usahakan Penambahan
pelalawan, Senin, 15 Agustus 2022
Serapan APBD Pelalawan Masih Rendah
pekanbaru, Senin, 15 Agustus 2022
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemko Pekanbaru Kembali Perketat Kegiatan Masyarakat
sportainment, Senin, 15 Agustus 2022
Turnamen Futsal antar Hotel se-Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-77
hukum, Senin, 15 Agustus 2022
Sadis, Istri Jadi Dalang Pembunuhan Suami di Lubuk Kebun
nasional, Senin, 15 Agustus 2022
Mengintip Aktivitas “Gajah Terbang” di Hutan Riau
etalase, Senin, 15 Agustus 2022
PT KPI RU II Dumai Selenggarakan Turnamen Tenis Lapangan
etalase, Senin, 15 Agustus 2022
Pengunjung Kagumi Program Penanggulangan Karhutla APRIL Group
sportainment, Senin, 15 Agustus 2022
Drama Menit Akhir, Tottenham Tahan Chelsea 2-2
pekanbaru, Senin, 15 Agustus 2022
Bupati Rohil: Semoga Lahir Tabrani-Tabrani Lain
kampar, Senin, 15 Agustus 2022
Menteri LHK Dukung UMKM Petani Hutan Kampar Mendunia

Politik
Selasa, 16 Agustus 2022
Hary Tanoe dan Prabowo Diskusi Bahas Kolaborasi Hadapi Pemilu 2024
Kamis, 11 Agustus 2022
Ulama Tanah Melayu Mufakat Pilih Ganjar Jadi Presiden RI 2024-2029
Rabu, 10 Agustus 2022
KPU RI Sebut Dokumen Pendaftaran 17 Partai Politik Lengkap

Hukum
Rabu, 17 Agustus 2022
BPOM Pekanbaru Sita Kosmetik Ilegal Senilai Rp1,5 Miliar
Senin, 15 Agustus 2022
Terkait Kelangkaan Solar, Polda Riau Temukan SPBU Nakal
Senin, 15 Agustus 2022
Sadis, Istri Jadi Dalang Pembunuhan Suami di Lubuk Kebun

OTOMOTIF
otomotif, Selasa, 16 Agustus 2022
Hino Berikan CSR Pendidikan di GIIAS 2022
otomotif, Minggu, 14 Agustus 2022
Hino Luncurkan Asuransi untuk Truk dan Bus
otomotif, Sabtu, 13 Agustus 2022
Resmi Mengaspal di Pekanbaru, Hyundai Stargazer Optimis Bersaing di Kelas LMPV

OTOMOTIF

ETALASE
etalase, Senin, 15 Agustus 2022
PT KPI RU II Dumai Selenggarakan Turnamen Tenis Lapangan
etalase, Senin, 15 Agustus 2022
Pengunjung Kagumi Program Penanggulangan Karhutla APRIL Group
etalase, Minggu, 14 Agustus 2022
SDN 2 Bantan Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata