Sabtu | 23 Mei 2020
Marga Zhang Riau Salurkan Sembako Lewat Koramil dan Polsek Senapelan
Membantu warga terdampak Covid-19 atau virus corona dilingkungan sekitar,.


Kamis | 21 Mei 2020
Tionghoa Peduli dan Pimpinan DPRD Pekanbaru Salurkan Sembako
Tionghoa Peduli Penanggulangan Covid-19 Riau menyalurkan 200 paket sembako.


Rabu | 20 Mei 2020
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan Raih Rekor MURI
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia.

Rubrik : dunia
Palestina Akhiri Semua Kesepakatan dengan AS dan Israel
Editor : wisly | Penulis: republika.co.id
Rabu , 20 Mei 2020
Bendera Palestina

RAMALLAH – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menyatakan pemerintahnya mengakhiri semua perjanjian yang ditandatangni dengan Israel dan AS. Ini disampaikan Abbas dalam rapat darurat di Ramallah pada Selasa (19/5) waktu setempat.

Langkah dramatis Abbas ini ditempuh di tengah rencana Israel menganeksasi Tepi Barat. "PLO dan Negara Palestina, hari ini membebaskan diri dari semua kesepakatan dengan Israel dan AS,’’ katanya seperti dilansir Arab News dan Aljazirah, Rabu (20/5).

Palestina, jelas Abbas, juga lepas dari kewajiban untuk mematuhi kesepakatan-kesepakatan itu termasuk kesepakatan keamanan. Ia mengungkapkan, salah satu yang diakhiri adalah Perjanjian Oslo yang ditandatangani pada 1993.

Abbas menegaskan, dengan diakhirinya kesepakatan tersebut, ini berarti Israel menanggung semua tanggung jawab dan kewajiban di hadapan komunitas internasional sebagai entitas yang melakukan pendudukan atas tanah Palestina.

Di sisi lain, Abbas pun mengecam AS yang di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump menempuh kebijakan yang keras terhadap Palestina. Termasuk memindahkan kedubes mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Pemerintah AS bertanggung jawab penuh atas tekanan terhadap warga Palestina. Kami juga menganggap AS jadi mitra utama Israel dalam keputusan agresif dan tak adil kepada rakyat kami,’’ kata Abbas menegaskan.*




Berita Lainnya