14 Zulqaidah 1441 H / Minggu, 5 Juli 2020
Seluruh Anggota PPS Inhu Ikuti Rapid Test
inhu | Minggu, 28 Juni 2020
Editor : wisly | Penulis : dasmun
Ketua KPU Inhu saat memantau pelaksanaan rapid test bagi seluruh anggota PPS.(das)

RENGAT- KPU Inhu melaksanakan rapid test menjelang dilaksanakannya verifikasi faktual pasangan bakal calon bupati dan bakal calon Bupati Inhu jalur perseorang. Rapid test dilakukan kepada 582 orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Inhu.

Pelaksanaan rapid test merupakan kerjasama KPU dengan Dinas Kesehatan daerah dan RSUD Indrasari Rengat. Rapid test dilaksanakan serentak yang tersebar di 14 kecamatan yang dilaksanakan, Sabtu (27/6). 

“582 orang PPS berasal dari 194 desa dan kelurahan melaksanakan rapid test di Puskesmas di masing-masing kecamatan. Selanjutnya akan dijadwalkan lagi rapid test untuk seluruh anggota PPK, sekretariat PPK dan sekretariat PPS,” kata Ketua KPU Inhu, Yenni Mairida SE MM, disela-sela memantau pelaksanaan rapid test .

Menurutnya, untuk melaksanakan tahapan pemilihan lanjutan 2020, standar protokol Covid-19 harus diterapkan. Untuk itu sebelum PPS melakukan verifikasi faktual dukungan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan pada tanggal 29 Juni (Senin, red) mereka harus mengikuti rapid test.

Menurut Yenni, pelaksanaan rapid test  kepada PPS dinilai penting di masa pandemi covid-19 ini. Karena PPS akan berada di garda terdepan berhadapan langsung dengan masyarakat yang memberikan dukungan kepada bakal paslon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan. 

"Saat verifikasi faktual ke lapangan PPS juga dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) sesuai standar protokol Cobid-19, seperti masker, hand sanitizer, face shield, " sebut Yenni.

Pada hari yang sama, KPU Inhu melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga menyerahkan APD untuk seluruh PPS.  Adapun APD dan kelengkapan verifikasi faktual yang diserahkan antara lain, thermo gun, masker, hand sanitizer, face shield, sabun disinfektan, tisu kering, sarung tangan plastik sekali pakai dan plastik bungkus dokumen.

Menurut Yenni, sesuai jadwal verifikasi faktual atas dukungan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan selama 14 hari, yaitu dari tanggal 29 Juni sampai 12 Juli 2020.

Sementara itu anggota KPU Provinsi Riau Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Nugroho Notosusanto SIP menjelaskan, pelaksanaan rapid test petugas PPS tahap pertama diutamakan untuk Kabupaten Inhu terlebih dulu. Sedangkan untuk 8 kabupaten/kota yang lain akan segera menyusul di awal bulan Juli mendatang.

"PPS Inhu tanggal 29 Juni sudah harus ke lapangan untuk verifikasi faktual," jelas Nugroho.*




Artikel Terbaru
etalase, Jumat, 3 Juli 2020
Bermitra dengan Asian Agri, para petani sawit yang tergabung dalam.

hukum, Kamis, 2 Juli 2020
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat terdakwa kasus penyelundupan.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Hingga pekan ke-26 tahun 2020, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riau, umumkan bahwasanya Riau ada.

bengkalis, Kamis, 2 Juli 2020
Masyarakat Inhu sudah bisa mencetak sendiri Kartu Keluarga (KK),.

kampar, Kamis, 2 Juli 2020
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto berharap program konvensi.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Mengingat pandemi Covid-19 belum usai, khususnya di Riau, Pemerintah.

politik, Kamis, 2 Juli 2020
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menggelar rapat pleno.

etalase, Kamis, 2 Juli 2020
SKK Migas dan Chevron luncurkan progran WFD.

etalase, Kamis, 2 Juli 2020
PT Sumatera Riang Lestari (SRL) Blok VI yang beroperasi di Kabupaten.

Otomotif