14 Zulhijjah 1441 H / Selasa, 4 Agustus 2020
Tenaga Medis Positif Covid-19, Salah Satu RS di Bagan Baru Tak Menerima Pasien
rohil | Rabu, 29 Juli 2020
Editor : wisly | Penulis : afrizal
ilustrasi

BAGANSIAPIAPI - Pasca adanya tenaga medis berinisial SS (27) yang bekerja disalah rumah sakit (RS) swasta di Bagan Batu terkonfirmasi positif Covid-19, pelayanan dirumah sakit itu sementara waktu terpaksa dihentikan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Juru Bicara (Jubir) Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rohil, H Ahmad Yusuf SSos MH,  mengatakan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Rohil cukup lama bertahan dizona hijau. "Namun dibabak terakhir kita mendapat informasi adanya beberapa warga kita yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya,  di Mess Datuk Batu Hampar, Rabu (29/7).

Untuk kasus pertama yang positif Covid-19 di Rohil adalah WS (33) merupakan karyawan yang bekerja disalah satu sekolah swasta di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah. Saat ini pasien WS berdasarkan hasil swab hasilnya sudah negatif. Menurut dokter ahli, pasien WS sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Namun demikian, Ws tetap diisolasi dan dirawat di Puskesmas Bagan Batu.

Selanjutnya, kasus kedua adalah ARP (6) asal Kecamatan Balai Jaya. Di mana pasien kedua ini memiliki kontak erat dengan WS dan masih memiliki hubungan keluarga. Saat ini pasien ARP sudah ditangani dan dirawat oleh puskesmas setempat.

Kemudian, kasus ketiga adalah SS (27). Pasien ketiga ini merupakan salah satu tenaga medis dibagian IGD salah satu rumah sakit swasta di Bagan Batu. SS ini tidak ada memiliki kontak pasien pertama yakni WS. 

"Karena pasien ketiga ini merupakan tenaga medis disalah satu rumah sakit, maka seluruh yang bekerja di RS itu yang memiliki kontak dengan SS diambil hasil swabnya," kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Rohil tersebut.

Ahmad Yusuf menambahkan, pasca adanya tenaga medis terkonfirmasi positif Covid-19, rumah sakit tersebut tidak menerima pasien baru lagi. "Untuk  pasien yang sudah dirawat di rumah sakit itu dilakukan karantina dan tidak diperbolehkan keluar sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan," terangnya.

Selanjutnya, sambung Ahmad Yusuf, mengenai salah satu santri asal Dumai yang sekolah disalah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Bagansiapiapi berinisial NF (12) yang positif Covid-19 beberapa waktu lalu saat ini hasilnya sudah negatif. 

"Untuk hasil swab terhadap 161 orang yang ada di ponpes tersebut hasilnya dinyatakan negatif semua," pungkasnya, sembari mengatakan pasien NF tidak termasuk dalam data penanganan percepatan Covid-19 Rohil melainkan Kota Dumai.*

 




Artikel Terbaru
etalase, Senin, 3 Agustus 2020
Permasa Jatim Provinsi Riau bersilahturahmi dengan FPK Riau. Pada.

pekanbaru, Senin, 3 Agustus 2020
Penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Pekanbaru masih.

politik, Senin, 3 Agustus 2020
Proses pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih.

dumai, Senin, 3 Agustus 2020
Indonesia sambut peringatan Hari Mangrove se dunia dengan menjaga.

nasional, Senin, 3 Agustus 2020
Kementerian PAN-RB mengumumkan pencairan gaji ke-13 2020 diharapkan.

hukum, Senin, 3 Agustus 2020
Mahkamah Agung (MA) menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma).

rohul, Senin, 3 Agustus 2020
Walapun di suasana pandemi Covid-19, kunjungan masyarakat ke obyek.

rohil, Senin, 3 Agustus 2020
Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Suyatno mengisi kegiatan di hari libur.

pekanbaru, Senin, 3 Agustus 2020
Rekor baru, untuk kali pertamanya selama pandemi Covid-19 atau virus.

inhu, Senin, 3 Agustus 2020
Polres Inhu berhasil mengungkap kasus pembunuhan gajah di Kelurahan.

Otomotif