14 Zulhijjah 1441 H / Selasa, 4 Agustus 2020
Kemenag Pekanbaru Imbau Lansia dan Anak-anak Tak Ikut Salat Ied Berjemaah
pekanbaru | Kamis, 30 Juli 2020
Editor : wisly | Penulis : fajar
Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru, Edwar S Umar

PEKANBARU - Umat Muslim di Indonesia akan merayakan Idul Adha 1441 H/2020 M, yang jatuh pada Jumat (31/7) besok. Perayaan Idul Adha kali ini akan terasa berbeda menyusul pandemi virus corona (Covid-19) yang belum juga berakhir.

Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru Edwar S Umar mengatakan, ada 262 titik lokasi Salat Ied di Ibukota Provinsi Riau tersebut. Ia mengingatkan perayaan Idul Adha harus memperhatikan protokol kesehatan.

“Pekanbaru kan saat ini masuk zona merah, dan masyarakat tetap antusias untuk merayakan Idul Adha. Kita tidak bisa menghalangi masyarakat untuk beribadah,” ujar Edwar, Rabu (29/7).

Ia menyebutkan, perayaan Idul Adha harus mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/2020 M Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

SE Menag 18/2020 memuat panduan pelaksanaan Salat Idul Adha di masa pandemi virus corona. Salat Ied bisa dilaksanakan di semua tempat, kecuali yang belum dinyatakan aman dari Covid-19.

Penyelenggaraan Salat Ied harus memperhatikan syarat, antara lain menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan; melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan; dan membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan.

Selain itu, menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar; menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk; jika ditemukan jemaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajat celcius (dua kali pemeriksaan dengan jarak lima menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan.

Selanjutnya, menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak satu meter, mempersingkat pelaksanaan khutbah dan Salat Ied tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.

“Selain itu, tidak mewadahi sumbangan/sedekah jemaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit. Lebih baik menunjuk petugas untuk menjalankan kotak infak,” kata Edwar merujuk pada SE Menag 18/2020.

Edwar juga mengingatkan jemaah untuk membawa sajadah/alas salat dari rumah. “Jemaah juga wajib menggunakan masker, menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan, dan menjaga jarak antar jemaah minimal satu meter,” tuturnya.

Edwar pun mengimbau anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19 untuk tidak mengikuti Salat Ied berjemaah.

Selain itu, lanjut Edwar, warga yang kesehatannya tidak fit untuk tetap di rumah. “Kalau merasa tidak sehat, lebih baik di rumah saja,” tuturnya.

Untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Edwar juga mengingatkan agar mengacu pada SE Menag 18/2020. Dalam SE itu disebutkan, penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti penerapan jaga jarak fisik.

Edwar mengatakan, pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik. Selain itu, penyelenggara harus mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban.

Kemudian, pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging. “Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik,” katanya.

Selanjutnya, penerapan kebersihan personal panitia, meliputi pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas; panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.

Setiap panitia yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistri-busian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan.

Panitia juga diminta menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah. “Panitia juga harus menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyatakan tetap mengizinkan pengurus masjid untuk pelaksanaan Salat Idul Adha digelar di masjid maupun lapangan. Namun pelaksanaan Salat Ied wajib menerapkan protokol kesehatan.

Walikota Pekanbaru Firdaus menyebutkan, saat ini Pekanbaru kembali masuk dalam zona merah dengan angka rasio penyebaran 1,2. “Dari hasil diskusi dengan Forkopimda dan Kemenag, insyaallah kita tetap akan memberikan izin untuk Salat Idul Adha,” katanya, Senin (27/7).

Pemko Pekanbaru sendiri telah mengeluarkan SE tentang pelaksanaan Salat Ied dan penyembelihan hewan kurban.*




Artikel Terbaru
etalase, Senin, 3 Agustus 2020
Permasa Jatim Provinsi Riau bersilahturahmi dengan FPK Riau. Pada.

pekanbaru, Senin, 3 Agustus 2020
Penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Pekanbaru masih.

politik, Senin, 3 Agustus 2020
Proses pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih.

dumai, Senin, 3 Agustus 2020
Indonesia sambut peringatan Hari Mangrove se dunia dengan menjaga.

nasional, Senin, 3 Agustus 2020
Kementerian PAN-RB mengumumkan pencairan gaji ke-13 2020 diharapkan.

hukum, Senin, 3 Agustus 2020
Mahkamah Agung (MA) menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma).

rohul, Senin, 3 Agustus 2020
Walapun di suasana pandemi Covid-19, kunjungan masyarakat ke obyek.

rohil, Senin, 3 Agustus 2020
Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Suyatno mengisi kegiatan di hari libur.

pekanbaru, Senin, 3 Agustus 2020
Rekor baru, untuk kali pertamanya selama pandemi Covid-19 atau virus.

inhu, Senin, 3 Agustus 2020
Polres Inhu berhasil mengungkap kasus pembunuhan gajah di Kelurahan.

Otomotif