5 Safar 1442 H / Rabu, 23 September 2020
Hore, Tenaga Honorer Kecipratan Subsidi Gaji dari Pemerintah
nasional | Senin, 14 September 2020
Editor : wisly | Penulis : vivanews.com
ilustrasi

JAKARTA – Pemerintah terus memperluas cakupan penerima bantuan tunai selama masa pandemi Covid-19. Kali ini yang bakal mendapat hibah dana dari negara adalah kelompok tenaga honorer.

"Tadi juga Bapak Presiden meminta untuk dilakukan pendalaman terkait dengan apa yang disampaikan oleh ketua pelaksana terkait untuk tenaga honorer. Ini pemerintah akan melakukan kajian di mana tenaga honorer pun akan diberikan bantuan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin 14 September 2020.

Airlangga bilang, bantuan sebelumnya yakni subisidi upah bergaji di bawah Rp5 juta sedianya belum menyentuh banyak para tenaga honorer. Karena kemungkinan besar, mereka belum terdaftar dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

"Namun ini akan kami siapkan apakah itu program ataupun detailnya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek mengungkapkan, bahwa berdasarkan validasi awal ada 1,6 juta rekening pekerja penerima subsidi upah Rp600 ribu per bulan tidak valid. Rekening tersebut tidak sesuai dengan aturan terkait Kementerian Ketenagakerjaan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, mengungkapkan, 62 persen dari jumlah rekening pekerja yang diberikan sejumlah perusahaan, ternyata bergaji di atas Rp5 juta per bulan.

"Tidak sesuai ketentuan yang terima BSU (Bantuan Subsidi Upah), upahnya di bawah Rp5 juta, ternyata ada yang di atas," ujar Agus dalam telekonferensi secara virtual, dikutip Rabu 9 September 2020.

Selain itu, menurut Agus, 38 persen lainnya merupakan pekerja yang baru terdaftar BPJS Ketenagakerjaan setelah Juni 2020. Tidak sesuai dengan aturan bahwa pekerja yang berhak dapat subsidi harus yang sudah terdaftar sebelum Juni.

"Mungkin karena sebagian perusahaan mengirimkan nama-nama karyawannya. Akhirnya dikirimkan satu gelondongan, sehingga terseleksi sistem kita," tuturnya. *




Artikel Terbaru
etalase, Rabu, 23 September 2020
Situasi pandemi seperti saat ini merupakan pengalaman pertama yang.

dunia, Rabu, 23 September 2020
Arab Saudi telah mengumumkan pelayanan umroh akan dibuka kembali.

pekanbaru, Rabu, 23 September 2020
Ketua KPU Provinsi Riau, Ilham Muhammad Yasir yang kini tengah.

politik, Selasa, 22 September 2020
Mengingat Pilkada Riau 2020 berlangsung di tengah pandemi Covid-19,.

sportainment, Selasa, 22 September 2020
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru terus.

dunia, Selasa, 22 September 2020
Dengan 75.083 kasus baru Covid-19 yang dilaporkan dalam 24 jam.

dumai, Selasa, 22 September 2020
Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As, M.Si meminta kepada seluruh.

hukum, Selasa, 22 September 2020
M Alhadar, pengusaha rental mobil yang hilang sejak satu pekan lalu.

pekanbaru, Selasa, 22 September 2020
Jumlah kasus Covid-19 di Riau kembali bertambah, kali ini terdapat.

otomotif, Selasa, 22 September 2020
Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI) memperkirakan, total penjualan.

Otomotif