5 Safar 1442 H / Rabu, 23 September 2020
Sopir Penabrak Pesepeda hingga Tewas Serahkan Diri
hukum | Senin, 14 September 2020
Editor : wisly | Penulis : Linda
Tersangka MA sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satlantas Polresta Pekanbaru, Senin (14/9). (ist)

PEKANBARU - Sempat kabur, akhirnya penabrak pesepeda di Jalan Sudirkan, Kota Pekanbaru, menyerahkan diri ke polisi. Tersangka menabrak dua pesepeda, dan satu tewas di tempat pada Minggu (13/9) pagi.

Tersangka berinisial MA, warga Bengkalis. Dia datang ke Mapolresta Pekanbaru pada Senin (14/9) sekitar pukul 10.50 WIB ditemani keluarga dan kuasa hukumnya. MA merupakan kontraktor di salah satu pabrik kelapa sawit.

"Tersangka berinisial MA, pekerja swasta di salah satu pabrik kepala sawit di Provinsi Riau," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, melalui Kasat Lantas, Kompol Emil Eka Putra.

Emil menjelaskan tersangka masih diperiksa secara intensif oleh penyidik Satlantas Polresta Pekanbaru. Selama pemeriksaan, tersangka didampingi oleh kuasa hukumnya.

"Setelah diperiksa, tersangka akan langsung ditahan, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Akan ditahan di sel khusus," kata Emil.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku mengendarai mobl dengan kecepatan sedang. Menurut tersangka, kecelakaan terjadi karena dirinya panik. "Tersangka mengaku panik hingga terjadi kecelakaan," ucap Emil.

Usai  menabrak pesepeda motor, tersangka langsung melarikan diri dan meninggalkan mobil Pajero Sport warna putih dengan Nopol BM 1233 RQ di daerah Taman Karya, Kecamatan Tampan.  "Lari ke salah satu hotel di Pekanbaru, alasannya untuk menenangkan diri," tutur Emil.

Tersangka mengetahui kalau korbannya meninggal setelah membaca berita di media sosial. "Tersangka tahu dari media sosial, bahwa korbannya meninggal dunia," sambung Emil.

Emil memaparkan, tersangka dijerat Pasal 310 ayat 3 dan 4 serta Pasal 312  Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Ancaman hukumannya  tahun penjara dan denda Rp75 juta.

Diberitakan sebelumnya, tersangka menabrak 
Heriyanto Jasman dan Zulhelmi ketika bersepeda di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Arifin Ahmad, Minggu (13/9) sekitar pukul 07.00 WIB. Zulhelmi tewas di tempat karena mengalami luka parah di kepala. 

Setelah menabrak korban, tersangka tidak melakukan pertolongan. Korban dibiarkan tergeletak di jalan dengan bersimbah darah, dan tersangka melarikan diri.*
 




Artikel Terbaru
dunia, Rabu, 23 September 2020
Arab Saudi telah mengumumkan pelayanan umroh akan dibuka kembali.

pekanbaru, Rabu, 23 September 2020
Ketua KPU Provinsi Riau, Ilham Muhammad Yasir yang kini tengah.

politik, Selasa, 22 September 2020
Mengingat Pilkada Riau 2020 berlangsung di tengah pandemi Covid-19,.

sportainment, Selasa, 22 September 2020
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru terus.

dunia, Selasa, 22 September 2020
Dengan 75.083 kasus baru Covid-19 yang dilaporkan dalam 24 jam.

dumai, Selasa, 22 September 2020
Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As, M.Si meminta kepada seluruh.

hukum, Selasa, 22 September 2020
M Alhadar, pengusaha rental mobil yang hilang sejak satu pekan lalu.

pekanbaru, Selasa, 22 September 2020
Jumlah kasus Covid-19 di Riau kembali bertambah, kali ini terdapat.

otomotif, Selasa, 22 September 2020
Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI) memperkirakan, total penjualan.

nasional, Selasa, 22 September 2020
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan melalui Satuan.

Otomotif