5 Safar 1442 H / Rabu, 23 September 2020
Satgas Covid-19 Riau harus Miliki Target Tekan Angka Covid-19
pekanbaru | Selasa, 15 September 2020
Editor : wisly | Penulis : Rivo
ilustrasi

PEKANBARU - Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi menyatakan Satgas Covid-19 Riau harus memiliki target dalam menekan penyebaran virus di Bumi Lancang Kuning.

"Sebetulnya untuk tambahan kasus terkonfirmasi 200 perhari ini kami prediksi akan terjadi di Bulan Oktober mendatang,  namun itu salah, pasalnya di awal September ini saja sudah terjadi penambahan 200 perhari, dan itu berturut-turut selama dua hari," ungkap dia.

Maka dari itu, ucapnya, hal ini harus dipikirkan betul - betul, dan jangan sampai penyebaran kasus di Riau bertambah lebih banyak lagi. "Karena itu, satgas kita harus memiliki target dalam menekan penyebaran penularan Covid-19 di Provinsi Riau," ungkap dia, Selasa (15/9/2020).

Minimal, sambungnya, harus memiliki target, pada Bulan Oktober 2020 mendatang, angka penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 Riau bisa di bawah angka seratus.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa sampai saat ini, angka kasus kematian akibat Covid-19 Riau berada di bawah dua persen. Dan kerjasama antar rumah sakit yang menangani kasus Covid-19 Riaupun harus dibenahi dengan adanya call center yang menjadi penghubung dalam hal memenuhi kebutuhan pasien agar prosesnya lebih cepat ditangani.

"Harus ada dokter yang bertanggung jawab untuk memberikan arahan hal ini, karena ini diperlukan. Seperti saja dokter A, yang bingung pasien anak bagaimana penanganannya, hal seperti ini harus ada yang menyelesaikan," jelasnya.

Di samping itu, ia juga menjelaskan pasien tanpa gejala jangan dianggap mereka baik - baik saja. Dan hal ini juga harus ada kesiapan yang matang dalam melayani pasien isolasi mandiri di tempat yang telah tentukan.

"Oleh karena hal itulah target sangat penting, dengan target utamanya yaitu menurunkan sekaligus dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Lancang Kuning, serta juga dapat menekan angka kematian perhari di Provinsi Riau," urainya.

"Jikalau kita hanya mempersiapkan penambahan ruang Isolasi namun targetnya tidak ada, ruang isolasi tidak akan pernah cukup. Oleh sebab itu permasalahan ini harus dipikirkan bersama mengenai cara yang harus dilakukan secara tegas, agar penularan wabah ini tidak semakin menyebar," tuturnya.*




Artikel Terbaru
etalase, Rabu, 23 September 2020
Situasi pandemi seperti saat ini merupakan pengalaman pertama yang.

dunia, Rabu, 23 September 2020
Arab Saudi telah mengumumkan pelayanan umroh akan dibuka kembali.

pekanbaru, Rabu, 23 September 2020
Ketua KPU Provinsi Riau, Ilham Muhammad Yasir yang kini tengah.

politik, Selasa, 22 September 2020
Mengingat Pilkada Riau 2020 berlangsung di tengah pandemi Covid-19,.

sportainment, Selasa, 22 September 2020
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru terus.

dunia, Selasa, 22 September 2020
Dengan 75.083 kasus baru Covid-19 yang dilaporkan dalam 24 jam.

dumai, Selasa, 22 September 2020
Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As, M.Si meminta kepada seluruh.

hukum, Selasa, 22 September 2020
M Alhadar, pengusaha rental mobil yang hilang sejak satu pekan lalu.

pekanbaru, Selasa, 22 September 2020
Jumlah kasus Covid-19 di Riau kembali bertambah, kali ini terdapat.

otomotif, Selasa, 22 September 2020
Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI) memperkirakan, total penjualan.

Otomotif