5 Safar 1442 H / Rabu, 23 September 2020
Pasca Bentrok Warga dengan Security PT NWR
Kapolres Pelalawan Sebut Akibat Miss Komunikasi
pelalawan | Selasa, 15 September 2020
Editor : wisly | Penulis : andy
Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Widjatmiko, didampingi Kapolsek Langgam, Ipda Fadly saat memediasi antara pihak perusahaan dan warga Mamahan Jaya pasca terjadi bentrokan. (ndy)

PELALAWAN - Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Widjatmiko langsung turun ke lokasi pasca bentrokan yang terjadi antara warga Desa Mamahan Jaya, Langgam, dengan pihak security PT Nusa Wahana Raya (NWR). Kapolres bertemu dengan pihak perusahaan, Kepala Dusun dan sejumlah warga. 

"Setelah saya kumpulkan tadi malam dan mengumpulkan semua pihak terkait, sebenarnya itu cuma miss komunikasi. Awalnya, perusahaan tengah membuat parit gajah, warga datang dan karena miss komunikasi terjadilah bentrok. Tapi sekarang semuanya sudah membaik," kata Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Widjatmiko via selulernya, Selasa (15/9).

Kapolres menjelaskan, akibat bentrok mengakibatkan timbulnya korban luka-luka dari kedua pihak. Tapi pasca bentrok, Kapolres Indra berserta jajaran dan para personil langsung turun ke lokasi untuk menyelesaikan konflik yang terjadi dan mengamankan situasi.

"Memang terjadi sedikit chaos di lokasi. Ada yang luka-luka sedikit. Sekarang kondisinya sudah aman dan terkendali," ujarnya.

Kapolres menyebutkan, bentrok terjadi akibat kesalahan pahaman antar kedua pihak. Saat itu, PT NWR sedang membuat parit besar atau parit gajah di sekitar areal HTI miliknya, sebagai batas antar lahan perusahaan dengan warga.

Hal itu merupakan kegiatan rutin dari perusahaan untuk mengamankan arealnya, namun tidak berkoordinasi dengan masyarakat pemilik lahan yang terletak di sempadan.

Disinggung soal adanya tersangka dalam kasus ini, Kapolres mengatakan untuk hal tersebut perlu pembuktian lebih lanjut. Namun dirinya berharap penyelesaian persoalan bisa dimusyawarahkan, karena dasarnya hanya miss komunikasi saja. 

Terpisah, Humas PT NWR, Abdul Hadi menjelaska sebelum insiden terjadi sedang berlangsung pembuatan batas konsesi oleh PT NWR, kebetulan saat ini masuk ke perbatasan konsesi arah Desa Mamahan.

Sebelum melakukan pembuatan batas, tim dari NWR sudah sosialisasi melalu kepala dusun setempat untuk menunjukan batas batas konsesi yang akan dibuat. Saat itu, sudah tidak ada masalah, karena memang tidak ada bersentuhan dengan lahan atau kebun masyarakat.

"Kemarin pagi saat alat dan petugas sudah sampai di lokasi pekerjaan, datang sekelompok masyarakat menghampiri alat berat beserta tim yang bekerja," tulisnya dalam rilis resmi yang dikirimkan.

Setelah diberi penjelasan dan dihadiri perangkat dusun, situasi kondusif karena kepala dusun sudah menjelaskan bahwa itu batas konsesi NWR dan mempersilahkan terus bekerja.

Tapi tiba-tiba ada seseorang yang berteriak memprovikasi warga, hingga terjadi penyerangan secara membabi buta kepada pekerja dan security PT NWR. Mereka  kemudian merusak kendaraan milik security serta mengeroyok beberapa petugas keamanan tersebut. Satu unit alat berat turut disandra dan peralatannya dijarah.

"Sekarang kejadian sudah kita laporkan ke pihak berwajib, para korban sudah di visum dan aparat kepolisian sudah mendatangi TKP serta mengamankan barang bukti. Semoga pihak kepolisian bisa segera mengungkap kasus ini segera. Sekarang situasi sudah kondusif," ungkapnya.*




Artikel Terbaru
dunia, Rabu, 23 September 2020
Arab Saudi telah mengumumkan pelayanan umroh akan dibuka kembali.

pekanbaru, Rabu, 23 September 2020
Ketua KPU Provinsi Riau, Ilham Muhammad Yasir yang kini tengah.

politik, Selasa, 22 September 2020
Mengingat Pilkada Riau 2020 berlangsung di tengah pandemi Covid-19,.

sportainment, Selasa, 22 September 2020
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru terus.

dunia, Selasa, 22 September 2020
Dengan 75.083 kasus baru Covid-19 yang dilaporkan dalam 24 jam.

dumai, Selasa, 22 September 2020
Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As, M.Si meminta kepada seluruh.

hukum, Selasa, 22 September 2020
M Alhadar, pengusaha rental mobil yang hilang sejak satu pekan lalu.

pekanbaru, Selasa, 22 September 2020
Jumlah kasus Covid-19 di Riau kembali bertambah, kali ini terdapat.

otomotif, Selasa, 22 September 2020
Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI) memperkirakan, total penjualan.

nasional, Selasa, 22 September 2020
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan melalui Satuan.

Otomotif