12 Rabiul Awwal 1442 H / Kamis, 29 Oktober 2020
Hasil Autopsi, Pengusaha Rental Mobil M Alhadar Tewas Dibunuh
hukum | Rabu, 23 September 2020
Editor : wisly | Penulis : Linda
Mayat Alhadar ditemukan pertama kali oleh warga bernama Hari Surasman di dalam sumur di Jalan Perawang-Siak, Dusun Sekar Mayang, Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Senin (21/9/2020) pukul 16.00 WIB.

PEKANBARU -  Tim Forensik dan DVI selesai  melakukan autopsi terhadap jenazah M Alhadar (28), pengusaha rental mobil yang ditemukannya tewas setelah satu pekan menghilang.  Pria yang juga berprofesi sebagai imam masjid itu meninggal karena tindak pidana atau pembunuhan.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Pekanbaru, AKBP drg Agung Hadi Wijanarko, melalui Kasubbid Dokpol, Kompol Supriyanto, menegaskan, korban memang benar adalah M Alhadar. 

"Jenazah yang kami autopsi  sudah dalam keadaan mengalami proses pembusukan ini  teridentifikasi atas nama  M Alhadar, 28 tahun. Berdasarkan data propertis dan data medis," jelas Supriyanto, di Pekanbaru, Rabu (23/9).

Dari pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan ketidakwajaran dalam kematian korban. Ada sejumlah luka di tubuh korban.

"Dari fakta pemeriksaan, jenazah tersebut terindikasi tidak wajar atau korban  tindak pidana," kata Supriyanto.

Supriyanto belum bisa menjelaskan secara rinci di mana lokaai luka, dan jenis kekerasan yang menyebabkan meninggalnya korban. Alasannya, kasus masih dalam proses penyelidikan.

"Secara spesifik belum dapat kami jelaskan  mulai lokasi luka, jenis kekerasan dan sebab matinya karena menunggu proses penyelidikan penyidik.  Takut mengganggu proses penyelidikan tersebut," jelas Supriyanto.

Mayat Alhadar ditemukan pertama kali oleh warga bernama Hari Surasman di dalam sumur di Jalan Perawang-Siak, Dusun Sekar Mayang, Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Senin (21/9/2020) pukul 16.00 WIB.

Ketika ditemukan, mayat korban dalam posisi tertelungkup di  sumur dan ditutupi semak-semak.
Sesosok mayat tersebut menggunakan celana pendek di bawah lutut dan baju koko warna coklat tua. 

Mirisnya, tangan korban diarahkan ke depan dan diikat dengan tali tambang warna hijau tua. Mulut korban disumpal dengan handuk dan kepala korban ditutup kain celana jenis jeans. 

Sebelum dikabarkan hilang, korban mendapat orderan dari seseorang untuk merental mobil korban selama tiga hari ke Koto Gasib pada 14 September 2020.  Namun hingga beberapa hari, korban tak kunjung pulang ke rumahnya. 

Terakhir, kendaraan korban terlacak GPS pada 15 September 2020. Setelah itu korban tak bisa dihubungi dan telepon selularnya tidak aktif.

Istri korban, Tutut Winarti,  mengunggah kabar Kehilangan suaminya di media sosial. Ia pun melapor ke Polsek Tenayan Raya pada Minggu (20/9) agar dilakukan penyelidikan hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menegaskan, kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Polres Siak. Polda Riau membackup agar kasus cepat terungkap.

"Polsek Siak dan Jatanras Polda Riau sedang melakukan penyelidikan. Kita berharap, kasus cepat terungkap," tegas Sunarto.*




Artikel Terbaru
dunia, Kamis, 29 Oktober 2020
Penyebaran infeksi virus Corona jenis baru di India kurang dari 10.

dumai, Kamis, 29 Oktober 2020
Pemerintah Kota Dumai melalui Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai, hari.

pekanbaru, Kamis, 29 Oktober 2020
Positif Covid-19 di Provinsi Riau bertambah 255 kasus baru. Pekanbaru.

pekanbaru, Kamis, 29 Oktober 2020
Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Kota.

etalase, Rabu, 28 Oktober 2020
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mempunyai sususan direksi yang baru.

pekanbaru, Rabu, 28 Oktober 2020
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Provinsi Riau.

potret, Kamis, 29 Oktober 2020
Posko Check Point di Perbatasan.

bengkalis, Rabu, 28 Oktober 2020
Nasib kapal fery penyebarangan Roro Tasik Gemilang milik Pemerintah.

hukum, Rabu, 28 Oktober 2020
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengusut dugaan korupsi proyek.

meranti, Rabu, 28 Oktober 2020
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan meresmikan jembatan penghubung.

Otomotif


Senin , 19 Oktober 2020