10 Rabiul Akhir 1442 H / Kamis, 26 November 2020
UMKM Wargani Craft LBT Berdayakan IRT, Bantu Ekonomi Keluarga di Tengah Pandemi
pekanbaru | Selasa, 20 Oktober 2020
Editor : wisly | Penulis : wsl
Susilanita, Pemilik Wargani Craft

PEKANBARU - Hari sudah menunjukkan pukul 11.00 WIB, namun jari-jemari ibu-ibu PKK Labuhbaru Timur (LBT) masih asyik menganyam tali. Dengan lihainya mengaitkan tali satu dengan yang lain hingga hampir berbentuk tas, dompet dan tempat tisu.

Di teras rumah sederhana, sekitar 10 hingga 15 ibu-ibu dengan menerapkan protokol kesehatan berpacu menyelesaikan produk kerajinan dari tali kur. Didampingi dengan instruktur tempat bertanya jika menemukan kendala. Mereka menggunakan masker dan disediakan tempat cuci tangan.

"Ibu Rumah Tangga (IRT) tetap bisa menyalurkan kreatifitasnya dalam hal kerajinan tangan. Terutama saat pandemi Covid-19 ini, dimana banyak orang yang di PHK atau dirumahkan," kata Susilanita, Pemilik Wargani Craft Jalan Durian, Gg Baiturahman, Kecamatan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Ditambahkannya, pandemi Covid-19 membuat ibu-ibu lebih semangat belajar membuat produk dari tali kur maupun menyelesaikan pesanan. Di antaranya tas, dompet, tempat tisu, tempat beras dan gantungan pot bunga. Sedangkan hasil tali rajutan berupa tas, dompet, masker dan gantungan pot bunga.

Dikatakannya, Wargani Craft memang memperkerjakan IRT dengan harapan membantu ekonomi keluarga. "Pekerjaanya bisa dilakukan sambil mengerjakan pekerjaan rumah. meskipun pendapatannya tidak terlalu banyak tetapi bisalah membantu ekonomi keluarga," tambah wanita dengan panggilan Susi ini.

Ia pun menunjukkan etalase kaca ukuran sedang  yang didalamnya terdapat berbagai produk dari tali kur dan rajutan. "Beberapa ada yang dari hasil karya ibu-ibu yang ikut pelatihan maupun hasil karya saya sendiri," sebutnya.

Sampai sekarang, Susi aktif mengajak IRT untuk usaha, salah satunya dengan cara memberikan pelatihan pembuatan kerajinan dari bahan tali kur. "Selain tali kur, ada anggota kita yang bisa merajut. Bagi yang bisa menjahit kita perdayakan juga untuk menjahit lapisan dalam berbagai kerajinan ini," tuturnya.  

Lebih lanjut dikatakannya, Pada awalnya anggota pelatihan cuma beberapa orang. Namun hingga kini sudah ada sekitar 25 orang mulai dari umur 30-an hingga 50-an. "Awalnya niatnya hanya memberikan pelatihan saja, melihat ibu-ibu sudah bisa menghasilkan rasanya ada kepuasan batin," jelasnya.

Dari Pelatihan inilah terbukalah bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) tali kur yang bisa memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di Labuhbaru Timur. Sejak dibuka 28 oktober 2019, Wargani Craft sudah menghasilkan berbagai produk rajutan dan produk dari bahan tali kur.

Menurutnya, pembuatan tas tali kur membutuhkan keuletan. Karena tas dibuat dengan cara menyambungkan tali satu dengan yang lainnya. tarikan tali ini mesti kuat, supaya lebih bagus. Hal ini biasanya membuat jari jemari sampai lecet. Sedangkan motifnya sesuai keinginan dan warna yang memesan atau yang sudah tersedia di etalase.

Mengenai pemasaran saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Susi mengatakan bisa lewat media sosial, datang langsung ke toko ataupun secara individu. "Sebelum pandemi Covid-19 sering kita tampilkan di acara Car Free Day (CFD), acara arisan, bazar ataupun di tempat keramaian," tambahnya.

Susi mengaku pandemi Covid-19 tidak terlalu mempengaruhi omset dibandingkan  dengan sebelum pandemi. "Sebelumnya masih banyak belajar, sekarang sudah banyak juga yang pintar dan justru di masa pandemi semakin semangat untuk membuat kerajinan,  menammbah omset keluarga," ungkapnya.

Sedangkan harganya mulai Rp15 ribu hingga Rp350 ribu. "Tas dari tali kur lebih mahal, tergantung motifnya. Kecil kalau motifnya susah harganya bisa mahal. Ditambah lagi pembuatannya juga memakan waktu yang lama, bisa seminggu hingga dua minggu," tegasnya.*




Artikel Terbaru
dunia, Kamis, 26 November 2020
Jumlah wisatawan asal Indonesia jadi yang terbesar kedua di Singapura.

pekanbaru, Kamis, 26 November 2020
Kasus Covid-19 di Provinsi Riau bertambah 206 kasus baru. Pekanbaru.

inhu, Kamis, 26 November 2020
Satu pasien suspek Covid-19 di Inhu meninggal dunia. Dengan demikian.

dunia, Kamis, 26 November 2020
Studi inovatif terbaru menjelaskan bagaimana Matahari bersinar..

pekanbaru, Kamis, 26 November 2020
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berikan penghargaan secara simbolis.

etalase, Kamis, 26 November 2020
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berupaya meningkatkan kinerja.

potensa, Kamis, 26 November 2020
Mengakomordir kebutuhan nasabah dalam berinvestasi emas, Bank.

etalase, Kamis, 26 November 2020
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menutup ramgkaian.

etalase, Kamis, 26 November 2020
Setelah sebelumnya meraih penghargaan tertinggi dari ISSA.

hukum, Kamis, 26 November 2020
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau telah menetapkan dua tersangka dalam.

Otomotif