4 Jumadil Akhir 1442 H / Senin, 18 Januari 2021
LAM Riau Tabalkan Penggawa Adat, Kawal Kebijakan Adat
pekanbaru | Sabtu, 21 November 2020
Editor : wisly | Penulis : sri lestari
Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menabalkan Penggawa Adat masa bakti 2020-2022, Jumat (20/11/2020) malam di Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menabalkan Penggawa Adat masa bakti 2020-2022, Jumat (20/11/2020) malam di Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Penggawa Adat Melayu ini memiliki peran mengawal penegakan kebijakan-kebijakan adat.

Penabalan dilakukan lewat Musyawarah Kerja (Muker) LAM Riau 2020 oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (MKA LAMR), Datuk Seri Al Azhar. LAM Riau mengamanahkan organisasi sayap ini dinakhodai oleh Panglima Datuk Dasril Maskar.

"Sebagaimana arti dari penggawa itu sendiri yakni sekelompok orang yang siap ditempatkan di barisan terdepan, pasukan ini siap mengawal penegakan kebijakan adat. Kebijakan itu kan banyak salah satunya kebijakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak patut. Tapi bukan kelompok ini berarti untuk gagah-gagahan saja ya. Dalam pengawalan penegakan kebijakan adat juga dilakukan lewat pendekatan adat," ujar Al Azhar.

Hal senada disampaikan Ketua Harian LAM Riau, Datuk Syahril Abubakar. Keberadaan Penggawa Adat Melayu Riau diyakini bisa membantu LAM Riau dalam upaya penegakan kebijakan adat. "Termasuk dalam mewujudkan hak konstitusional hukum masyarakat adat. Diantaranya penuntasan masalah-masalah perkebunan yang dibangun di atas tanah ulayat," sebut Syahril.

Hadir dalam penabalan Penggawa Adat, Gubernur Riau, Datuk Setia Amanah H Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Efendi, Dewan Pengurus Kerapatan Adat dan Dewan Pengurus Harian LAM.

Penabalan Penggawa Adat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Tamu undangan dibatasi hanya maksimal sekitar 40 orang. Musker LAM Riau akan berlangsung hingga Minggu (22/11/2020).

Kegiatan yang juga disaksikan pengurus LAM kabupaten/kota secara virtual itu dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau, H Syamsuar.

Selain beragendakan perumusan program kerja sekaligus mengevaluasi, Musker ini juga mendeklarasikan Perhimpunan Perniagaan Tanah Melayu (P2TM). Pembentukan perhimpunan ini dalam rangka mengumpulkan potensi-potensi perniagaan anak Melayu.

"Potensi anak Melayu selama ini kurang terperhatikan. Lebih banyak dikelola oleh orang luar. Lewat perhimpunan diharapkan potensi anak jati Riau bisa lebih dikembangkan. Baik itu di sektor perikanan, perkebunan, jasa maupun perdagangan," kata Ketua Umum Panitia Penyelengga Raker,  Khairul Zainal.*




Artikel Terbaru
dunia, Senin, 18 Januari 2021
Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, telah berencana, pada.

rohil, Senin, 18 Januari 2021
Seorang warga RT 001 / RW 002 Siarang-arang, Kecamatan Pujud, bernama.

politik, Senin, 18 Januari 2021
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan saat ini tengah menunggu.

pekanbaru, Senin, 18 Januari 2021
Pencapaian pajak daerah Pekanbaru 2020 hanya Rp539,2 miliar. Jumlah.

otomotif, Senin, 18 Januari 2021
Toyota Avanza tak lagi menjadi mobil terlaris di Indonesia selama.

kampar, Senin, 18 Januari 2021
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar, Jumat (15/01) mendistribusikan.

dunia, Minggu, 17 Januari 2021
Warga Palestina akan mengadakan pemilihan parlemen, presiden dan.

hukum, Senin, 18 Januari 2021
Personel Polsek Kunto Darussalam, Rokan Hulu (Rohul), Riau, gerebek.

huawen, Minggu, 17 Januari 2021
Panitia Bersama Baksos Imlek 2572 Tahun 2021, Sabtu (16/1/2021).

pekanbaru, Minggu, 17 Januari 2021
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Otomotif

Senin , 21 Desember 2020