Mar 2025
25

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Hadiri Penobatan Datuk Samad Dirajo
Bupati Kampar Berharap Dapat Bersinergi dengan Pemeritah
kampar | Jumat, 12 Februari 2021 | 10:36:17 WIB
Editor : wisly | Penulis : adi
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH menghadiri kegiatan "Kuah Bauwik Dagiong Bacoca" penobatan Datuk SOmad Dirajo Persukuan Bendang Kenegerian Kampa.

KUAPAN - Bupati Kampar,  H Catur Sugeng Susanto SH  menghadiri kegiatan "Kuah Bauwik Dagiong Bacoca" penobatan Datuk Samad Dirajo Persukuan Bendang Kenegerian Kampa, Kamis (11/2). Kegiatan  Kua Bauwik Dagiong Bacoca dihadiri seluruh ninik mamak dan anak kemanakan kenegerian Kampa. Dengan dinobatkannya Afrizal Hidayat B COMM sebagai Datuk Somad Dirajo.

Bupati mengucapkan selamat atas pelantikan Datuk Samad Dirajo. "Kita berharap,
Datuk Somad Dirajo dapat bersinergi dengan pemerintah untuk menjadikan Kabupaten Kampar menjadi lebih baik," terangnya.

Bupati menghimbau kepada seluruh ninik mamak dan anak kemanakan Kenegerian Kampa, khususnya persukuan Piliang untuk bersama-sama membangun negeri. "Basamo Mambolo Nagoghi, Tunggku Tigo Sajarongan", inilah motto kita dalam menjadikan Kampar menjadi lebih baik dan maju," ungkap bupati.

Sementara itu, Dubalang Persukuan Piliang, Ibrahim Datuk Jung Palolowan menjelaskan, Penobatan Datuk Somad Dirajo Persukuan Bendang Kenegrian Kampa kepada H Afrizal Hidayat B Comm MBA setelah melalui mekanisme adat yang ada.
Kegiatan saat ini, lanjutnya, dalam adat istiadat dinamakan dengan kegiatan "Kuah Bauwik Dagiong Bacoca", dengan mengundang seluruh ninik mamak dan dubalang serta seluruh anak kemanakan Kenegerian Kampar di Rumah Soko Persukuan Bendang

Dengan dinobatkannya Datuk Somad Dirajo, lanjutya, maka sempurnalah, atau sudah lengkap sudah kedelapan ninik mamak kenegerian Kampa. Selain Datuk Somad Dirajo, Kebegerian Kampar memiliki tujuh orang ninik mamak lagi. Di antaranya, Pucuk Adat dipegang oleh Syamsiwir Datuk Temenggung (Persukuan Domo), Bahar Datuk Besar (Persukuan Piliang), Auzar Datuk Tiawan (Persukuan Melayu), Fauzi Datuk Majo (Persukuan Kampai), Afrizal DS Datuk Paduko Tuan (Persukuan Kampai), Mahyudin Datuk Bijo Anso (Persukuan Domo), dan Efendi Datuk Majo Besar (Persukuan Pitopang).

Penobatan ninik mamak sebelumnya, dipilih melalui kesepakatan anak kemanakan di masing-masing persukuan.*


Artikel Popular
politik
Warga Antusias dan PSU Siak Berlangsung...
Minggu, 23 Maret 2025 | 13:43:33 WIB
Afni Zulkifli-Syamsurizal Menang di PSU Pilkada...
Sabtu, 22 Maret 2025 | 16:49:31 WIB
Afni-Syamsurizal Kembali Unggul di TPS 03 Buantan...
Sabtu, 22 Maret 2025 | 15:25:45 WIB
hukum
Tegas, Irjen Herry Ancam Pecat Polisi Terlibat...
Sabtu, 22 Maret 2025 | 12:58:23 WIB