9 Ramadhan 1442 H / Rabu, 21 April 2021
JKR Menggelar Bedah Film Mimpi Anak Sakai di UMRI
etalase | Kamis, 8 April 2021
Editor : Herlina | Penulis : herlina

PEKANBARU - Komunitas Jurnalis Kreatif Riau menggelar bedah film dokumenter 'Mimpi Anak Sakai' di aula gedung Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Riau, Pekanbaru, Rabu (7/4/2021).

Jurnalis Kreatif Riau (JKR) merupakan wadah berkumpul wartawan di Riau dari berbagai media yang memiliki perhatian terhadap masalah-masalah sosial yang ada di Riau dengan mengangkatnya dalam karya audivisual berbentuk dokumenter.

Sebagai karya perdana Komunitas JKR mengangkat keberadaan suku Sakai. Tema ini diangkat sebagai upaya untuk meluruskan persepsi tentang masyarakat Suku Sakai yang masih sering digambarkan sebagai suku terasing yang masih hidup di dalam hutan.

Apalagi belakangan banyak anak suku Sakai yang sukses menempuh pendidikan yang tinggi dan berkarir di berbagai bidang, seperti bisnis, politik, hingga akademis.

"Komunitas JRK merasa tertarik untuk berkontribusi mengangkat isu-isu sosial di Riau lewat karya audiovisual. Karya-karya ini juga sekaligus menjadi bahan ajar dan diskusi produksi film di Fakultas Komunikasi UMRI," ujar Ketua JKR Satria yang juga Dosen Luar Biasa di UMRI kepada wartawan Rabu (07/04/21).

Sementara itu, Tokoh Utama Sakai dari Majelis Kerapatan Adat (MKA) Sakai-Mineh (Minas) Kabupaten Siak, Tarmizi menambahkan, suku Sakai sekarang sudah bisa memposisikan dirinya dengan dengan suku lain, bahkan masyarakat Sakai sudah mengenyam pendidikan tinggi tak kalah hebatnya dengan suku lainnya. Memang tak dipungkiri untuk masalah pendidikan memang masih ada sedikit hambatan, namun kita berusaha untuk terus memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya pendidikan.

'Mimpi anak suku Sakai ini merupakan mimpi anak anak Sakai yang yang sekarang tidak lagi primitif dan terasing, namun mereka sudah mengenal moderisasi dan ini tertunya butuh support semua pihak baik pemerintah dan perusahaan swasta yang ada dilingkungan mereka. Bagaimanapun suku sakai juga harus maju dalam infrastruktur dan teknologi sehingga mereka bisa bersaing," ucap Tarmizi. 

Jayus, Dekan Fakultas Komunikasi Umri mengatakan, tujuan film ini menggambarkan bahwa anak suku Sakai tidak lagi merupakan suku terasing dan belum maju seperti suku lain, namun sakai sekarang merupakan suku yang maju dan bisa berbaur dengan masyarakat kota lain.

"Dengan adanya film Mimpi Anak suku Sakai ini mungkin masih terdapat kekurangan tapi forum jurnalis kreatif Riau ini perlu mendapatkan apresiasi karena dengan adanya film ini bisa membuka wawasan masyarakat lain tentang keberadaan suku Sakai saat ini. Kedepan kami dari fakultas komunikasi sangat mensupport hasil karya anak anak ini karena masih banyak film film dokumenter lain yang bakal kita angkat,' jelas Jayus.

Yanuadi, Dosen antropologi Universitas Tarnate mengomentari film Suku anak sakai ini merupakan produksi forum jurnalis kreatif Riau ini perlu mendapatkan apresiasi, terkait dengan judul film Mimpi ini bisa terwujud karena ada keinginan untuk maju dan tidak ingin dikerdilkan dari suku lainnya."Kita lihat saat ini anak sakai sudah banyak menduduki posisi penting dan gelar yang tak kalah hebat dari yang lain tentunya ini bisa merubah image bahwa suku sakai bukan suku terasing yang selalu disisihkan, tapi mereka juga sama dengan yang lain dan bisa beradaptasi serta berbaur dengan suku lainnya," tuturnya.(lin)

Untuk menonton filim ini bisa klik link dibawah ini

https://youtu.be/k_YSSPD2nRc




Artikel Terbaru
dumai, Selasa, 20 April 2021
Para tenaga medis di RSUD Dumai menggelar aksi mogok kerja sejak.

pekanbaru, Selasa, 20 April 2021
Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru mengklaim.

politik, Selasa, 20 April 2021
Usai sudah serangkain rangkaian perhelatan pemilihan Bupati/Wakil.

kampar, Selasa, 20 April 2021
Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto melaksanakan Safari Ramadhan 1442.

pekanbaru, Selasa, 20 April 2021
Tapir yang merupakan salah satu satwa dilindungi, memasuki permukiman.

hukum, Selasa, 20 April 2021
Subdit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Riau,.

hukum, Selasa, 20 April 2021
Polri memastikan tersangka kasus penodaan agama Jozeph Paul Zhang.

rohul, Selasa, 20 April 2021
Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hulu (Rohul) H.Abdul Haris mewakili.

pekanbaru, Selasa, 20 April 2021
DN yang merupakan salah seorang bidan di Pekanbaru dilaporkan ke.

potensa, Selasa, 20 April 2021
Hotel Batiqa Pekanbaru kembali memanjakan tamu dengan menghadirkan.

Otomotif