8 Zulqaidah 1442 H / Jumat, 18 Juni 2021
Ekonomi Menguat, Penjualan Mobkas JPM Pekanbaru Meningkat
otomotif | Rabu, 2 Juni 2021
Editor : hidayat | Penulis : Cr1
Penjualan mobil bekas di Pekanbaru.(ost)

PEKANBARU - Harga komoditi di Riau masih menguat. Misalnya sawit, meski turun hingga sepakan mendatang namun harga TBS masih tergolong tinggi. Bagusnya harga komoditi tadi membuat perekonomian di Riau juga bergerak naik. Tentu ini mempengaruhi berbagai lini bisnis di Riau. Tak terkecuali penjualan mobil bekas di Pekanbaru.

Seperti yang terjadi di showroom Jaya Perkasa Mobilindo (JPM) yang beroperasi di jalan Soekarno Hatta Pekanbaru. Sejak awal tahun peningkatan penjualan mencapai 70 persen 

Owner JPM, Feri menjelaskan jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2020, kondisi penjualan mobil bekasnya saat ini sudah mulai normal.

"Kalau dibandingkan awal pandemi saat ini kita sudah kembali normal. Artinya belum ada peningkatan yang signifikan dari sebelum pandemi," tuturnya.

Ceritanya, pada awal pandemi usahanya anjlok sampai 70 persen. Penurunan itu diperkirakan lantaran ekonomi masyarakat yang tak berputar karena adanya kebijakan lockdown. Sehingga masyarakat lebih memilih untuk berhemat.

Bersyukur saat ini Feri sudah bisa bernafas lega lantaran penjualan mobil bekasnya sudah mulai menunjukkan tren positif.

"Biasanya konsumen yang datang ke kita adalah warga dari luar daerah. Dan kebanyakan adalah petani sawit," tuturnya.

Katanya, dari seluruh konsumen yang kini kebanyakan menjadi pelanggannya, 70 persen hadir dari kalangan pegusaha sawit. Hampir rata dari seluruh daerah di Riau.

Biasanya, konsumen yang datang khususnya dari kalangan petani sawit tadi paling banyak datang mencari Toyota Innova bekas. Dimana dalam sebulan bisa 2-3 unit mobil tipe tersebut mampu terjual.

"Tergantung stok sih. Tapi paling banyak konsumen datang mencari tahun produksi 2008-2010 baik itu tipe bensin maupun solar," bebernya.

Untuk mobil keluaran tahun 2008-2010 itu pihaknya jual mulai dari Rp100-Rp150 jutaan. Tergantung dari kondisi kendaraan. "Tapi yang jadi hambatan kita adalah stok yang terbatas," bebernya.

Kata Feri yang sudah sejak 8 tahun lalu mengoperasikan showroomnya itu terdapat banyak kendala dalam usahanya sebagai penjual mobil bekas di Pekanbaru saat ini. Pertama terkait adanya regulasi PPNBM untuk pembelian unit baru. Hal itu tentu berdampak dengan minat masyarakat  untuk membeli mobil bekas.

Kemudian, regulasi dari pihak perbankan yang memperketat aturan bagi konsumen yang hendak melakukan pembelian secara kredit. Selanjutnya ketersediaan stok mobil bekas yang kini justru cukup sulit untuk dicari.

"Biasanya kita ada kerjasama dengan showroom mobil khususnya menjual produk baru. Dimana jika konsumen ingin melakukan trade in (tukar mobil bekas dan mobil baru) mobil bekasnya ditampamung oleh JPM. Tapi lantaran ketersediaan produk yang baru belum tersedia, ia juga tak dapat mobil bekas.

"Mudah-mudahan ekonomi terus membaik, sehingga penjualan mobil bekas semakin bagus," tuturnya.

Saat ini JPM memiliki sekitar 10 unit kendaraan kondisi bekas. Sementara harga yang ditawarkan yakni mulai Rp100-Rp300 jutaan.*




Artikel Terbaru
nasional, Jumat, 18 Juni 2021
Kasus positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Pada Jumat 18.

pekanbaru, Jumat, 18 Juni 2021
Pemerintah pusat akan mengirimkan 15 ribu vaksin ke Provinsi Riau.

pekanbaru, Jumat, 18 Juni 2021
Masyarakat Riau yang di rumahnya terdapat orang Lanjut Usia (Lansia).

pekanbaru, Jumat, 18 Juni 2021
Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin.

dumai, Jumat, 18 Juni 2021
Setelah diberitakan bahwa korban jiwa atas meledaknya tangki timbun.

etalase, Jumat, 18 Juni 2021
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi meresmikan Vaksin.

pekanbaru, Jumat, 18 Juni 2021
Pemerintah Provinsi Riau terus mengantisipasi terjadinya kebakaran.

dunia, Jumat, 18 Juni 2021
Polisi Israel menangkap Imam Masjid Agung Ludd Sheikh Yusef al-Baz di.

sportainment, Jumat, 18 Juni 2021
Tiga tim memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2020. Adalah.

inhu, Jumat, 18 Juni 2021
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melaksanakan Sosialisasi.

Otomotif