8 Zulqaidah 1442 H / Jumat, 18 Juni 2021
Bupati Kampar Tinjau Lokasi 3 Bocah SD Bergelantungan Menyeberangi Sungai
kampar | Jumat, 11 Juni 2021
Editor : wislysusanto | Penulis : adi
Bupati Kampar langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan.

KUNTU DARUSSALAM - Viralnya video singkat yang memperlihatkan tiga bocah Sekolah Dasar (SD) menaiki keranjang sawit untuk menyeberangi sungai di wilayah Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri mengundang rasa prihatin yang mendalam bagi Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto SH Datuk Rajo Bertuah.

Bupati merasa sedih, dalam video singkat tersebut, pengguna akun memberikan keterangan, bahwa kondisi itu harus dialami oleh tiga bocah tersebut dan para siswa lain yang hendak menuntut ilmu. Berbagai komentar dari netizen bahkan menghukum pemerintah tidak mempedulikan fasilitas pendidikan di wilayah Kabupaten Kampar.

Mendengar informasi adanya kondisi siswa yang harus menaiki keranjang sawit untuk menyeberangi sungai demi mendapatkan pendidikan di daerahnya, Bupati langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi ril rakyatnya tersebut, Sabtu (11/6/2021).

Bupati merasa, tidak mungkin kondisi seperti yang digambarkan oleh para netizen dan media itu terjadi di wilayahnya, karena di masa kepemimpinannya, persoalan pendidikan dan kesehatan merupakan persoalan prioritas yang diperhatikannya.

Saat dijumpai di lokasi tempat viralnya aksi 3 bocah SD 011 Desa Kuntu Darussalam Kecamatan Kampar Kiri (Derni Zebua, Marfin, dan Jenira), Bupati mengatakan, dirinya terkejut dengan adanya berita yang sempat viral tersebut.

"saya baru mengetahui berita itu tadi malam, makanya setelah subuh tadi saya langsung ke sini bersama OPD terkait, untuk melihat kondisi di lapangan", ungkapnya.

Setelah kita lihat kondisi di lapangan, lanjut bupati, diketahui bahwa anak-anak tersebut merupakan siswa SD 011 Kuntu Darussalam. Keranjang yang mereka jadikan tempat bersenggayut bukanlah fasiltas untuk mereka menyeberang sungai ketika hendak pergi sekokah setiap harinya. Tetapi keranjang yang dilengkapi dengan katrol dan tali sling merupakan sarana yang dimanfaatkan pengusaha perkebunan untuk melangsir hasil panen buah sawitnya.

Sementara itu, pemangku adat dan Kholipah Kenegerian Kuntu, By Harizal mengatakan, lokasi tempat tiga bocah viral bukanlah lokasi pemukiman warga. Lokasi tersebut adalah barak (pondok) penjaga dan pekerja perkebunan pengusaha dari Medan.

Tiga bocah itu adalah anak pekerja kebun. Pekerja kebun merupakan pekerja yang tidak tetap. Pekerja selalu berganti. "Mereka hanya bekerjasekitar 3 bulan atau lebih. Adakalanya pengusahanya memberhentikan atau pekerja itu berhenti sendiri," terangnya.

Sementara itu, Kades Kuntu Turoba, Asril menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar sudah membangun fasilitas jalan dan jembatan untuk sarana transportasi masyarakat.

Hal yang sama juga disampaikan Kades Kuntu Darussalam, Maldanis. Jembatan Sungai Sinantan telah dibangun pada tahun 2010. Jembatan yang setiap hari dimanfaatkan oleh masyaraka telah direhab pada tahun 2017 yang lalu.

Menanggapi berita bocah yang viral tersebut, Maldanis mengatakan, memang jika para bocah melewati jembatan yang dibangun pemerintah, maka jaraknya agak jauh daripada bocah tersebut melewati jalan pintas yang biasa mereka lewati itu.*




Artikel Terbaru
pekanbaru, Jumat, 18 Juni 2021
Masyarakat Riau yang di rumahnya terdapat orang Lanjut Usia (Lansia).

pekanbaru, Jumat, 18 Juni 2021
Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin.

dumai, Jumat, 18 Juni 2021
Setelah diberitakan bahwa korban jiwa atas meledaknya tangki timbun.

etalase, Jumat, 18 Juni 2021
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi meresmikan Vaksin.

pekanbaru, Jumat, 18 Juni 2021
Pemerintah Provinsi Riau terus mengantisipasi terjadinya kebakaran.

dunia, Jumat, 18 Juni 2021
Polisi Israel menangkap Imam Masjid Agung Ludd Sheikh Yusef al-Baz di.

sportainment, Jumat, 18 Juni 2021
Tiga tim memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2020. Adalah.

inhu, Jumat, 18 Juni 2021
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melaksanakan Sosialisasi.

pekanbaru, Jumat, 18 Juni 2021
Setelah melaksanakan terbang familiarisasi, para penerbang tempur.

nasional, Jumat, 18 Juni 2021
Positif Covid-19 di RI terus bertambah. Pada Kamis (17/6), Covid-19.

Otomotif