27 Zulhijjah 1442 H / Jumat, 6 Agustus 2021
Warga Sei Batang Temukan Mayat Anak Kecil, Kondisi Penuh Luka Bacok
hukum | Kamis, 17 Juni 2021
Editor : wislysusanto | Penulis : zul
ilustrasi

BENGKALIS – Warga Desa Sei Batang dikejutkan dengan adanya penemuan mayat seorang anak kecil, Kamis (17/6/2021). Mayat yang kemudian diketahui bernama Riswandi (12) tersebut ditemukan di perkebunan dengan kondisi tubuh penuh luka bacokan.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Samsul Bahri (41) yang beralamat di Jalan Parit Mesjid Desa Sei Batang. Kepada wartawan, Samsul Bahri mengatakan, kalau Kamis pagi dirinya berencana ingin membersihkan kebun di Jalan Nasib Baru Desa Sei Batang. Dalam perjalanan, sekitar 200 meter dari rumahnya, Samsul Bahri mengurangi laju kendaraannya karena melihat ada sendal di jalan. Ia  berfikir kalau sendal itu milik anaknya.

“Begitu saya pelankan kendaraan, tak jauh dari sendal dekat semak-semak nampak mayat,” kata Samsul.

Tak berani mendekat, Samsul langsung memberitahukan temuannya tersebut ke masyarakat lainnya. Selanjutnya, secara bersama-sama termasuk RT Muhammad Rais, mereka menuju TKP untuk memastikan. Setelah dilihat dari dekat, ternyata memang dipastikan sosok mayat tersebut, seorang anak laki- laki berbaju kaos warna coklat dan celana training. Kondisinya sangat memprihatinkan, penuh luka bacokan.

Samsul mengatakan,  saat pertama kali ditemukan mereka tidak tahu kalau anak tersebut merupakan warga desa sebelah, Ketam Putih. “Kalau sekarang kita dah tahu, ternyata dia (korban,red) kawan anak saya juga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ketam Putih, Suhaimi saat dikonfirmasi membenarkan ada warganya yang meninggal karena dibunuh. “Namanya Riswandi, ditemukan pagi tadi di Desa Sei Batang,” ujarnya.

Dikatakan, malam sebelum ditemukan warga, Riswandi seperti biasa diantar oleh sepupunya ke rumah ustad belajar mengaji. Riswandi hanya diantar sampai di pinggir jalan, lalu sepupunya pulang. Namun, saat dijemput usai mengaji, Riswandi tidak ada. Menurut pengakuan ustad sebagaimana disampaikan oleh Suhaimi, pada malam itu Riswandi tidak ikut belajar ngaji.

Kamis pagi dirinya dapat informasi kalau di desa Sei Batang, ditemukan sosok mayat laki-laki. Kades mengatakan, setelah dicek oleh orang tua korban, ternyata  yang mayat tersebut merupakan anaknya yang hilang. “Kalau dikira-kira, jarak antara  tempat ngaji dengan lokasi penemuan mayat tu lebih 1 KM. Jadi memang ada yang membawa dan membuangnya ke sana,” kata Suhaimi.*




Artikel Terbaru
hukum, Jumat, 6 Agustus 2021
Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah melimpahkan berkas perkara ambruknya.

pekanbaru, Jumat, 6 Agustus 2021
Disiplin menjalankan protokol kesehatan merupakan salah satu cara.

kampar, Jumat, 6 Agustus 2021
Terkait sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan, Bupati.

inhu, Kamis, 5 Agustus 2021
Untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity), Pemerintah.

hukum, Jumat, 6 Agustus 2021
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau akhirnya menahan Mantan Bupati.

pekanbaru, Kamis, 5 Agustus 2021
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi memimpin Upacara.

huawen, Jumat, 6 Agustus 2021
Relawan Peduli Covid-19 Riau meminjamkan tabung oksigen beserta.

pekanbaru, Kamis, 5 Agustus 2021
Bintara Pembinaan Potensi Kedirgantaraan (Babinpotdirga) Lanud.

pekanbaru, Kamis, 5 Agustus 2021
Peserta rapat paripurna Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-64 pada 9.

nasional, Kamis, 5 Agustus 2021
Rumah sakit rujukan di berbagai daerah terus bekerja keras menangani.

Otomotif