27 Zulhijjah 1442 H / Jumat, 6 Agustus 2021
Agung Nugroho Soroti Minimnya Ketersediaan Mobil Ambulance Khusus Covid-19 di Rumah Sakit
pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021
Editor : hidayat | Penulis : Cr1
Wakil Ketua DPRD Riau, Angung Nugroho.(ist)

PEKANBARU - Penyediaan ambulans bagi pasien Covid-19 menjadi salah satu sarana prasarana mutlak. Apalagi bagi rumah sakit (RS). Dimana, baik RS milik pemerintah maupun swasta diminta agar bisa menyediakan ambulans khusus pasien Covid-19.

Namun kenyataannya, sampai saat ini masih ada RS yang tidak menyediakan fasilitas tersebut. Bahkan sampai menyebabkan jenazah pasien Covid-19 terlantar hingga lebih 6 jam. Hal itu membuat Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho geram.

Saat bercerita degan media, Agung mengaku mendapat kabar ada salah satu jenazah yang meninggal karena Covid-19 tidak bisa dibawa pulang karena ambulans khusus pasien Covid-19 tidak disediakan pihak RS.

“Tadi saya dapat kabar, ada jenazah pasien Covid-19 yang tidak bisa dibawa dari pagi pukul 6.00 WIB, karena rumah sakit tempat dirawat tidak punya ambulans khusus pasien Covid-19,” ujar Agung, Rabu (16/06/21).

Dikatakan dia, persoalan mobil jenazah Covid memang sangat sering terjadi. Itu karena RS yang tidak menyediakan. Sehingga dalam persoalan ini harus ada peran serta pemerintah melalui Dinas Kesehatan. Apakah itu nantinya disediakan Dinkes, RSUD atau bahkan sewa dari luar. Sehingga tidak menyebabkan antre.

“Jadi tidak perlu lagi menunggu lama di RS bisa sampai 10 jam baru ambulans datang. Ini kan sangat menyedihkan. Sudahlah keluarga sedih karena pasien tidak boleh di makamkan di kuburan umum, ambulans lama pula datang nya. Belum lagi resiko terjadi kerumunan di RS karena  keluarga almarhum yang menunggu ambulans,” tambahnya. 

“Berapa lah ambulans jenazah itu, tak sesuai dengan penghasilan RS yang di dapat dari claim pasien covid. Jangan kejam kali lah. Kami akan sidak RS yang tidak punya ambulans jenazah covid, sekalian pelayanan RS dan limbah Rs-nya juga kami akan sidak,” sambungnya. 

Menurut dia, ketersediaan sarana prasarana seperti ambulans merupakan sesuatu yang mutlak oleh pihak RS. Apalagi pada situasi pandemi saat ini. Karena masih ada yang tidak menyediakan, pihaknya berjanji akan segera memanggil seluruh RS yang di Pekanbaru baik negeri maupun swasta.

“Kami akan panggil kembali seluruh RS. Kemaren kan sudah pernah kami panggil juga. Kami minta seluruh sarana prasarana itu dipenuhi. Kalau tidak bisa dipenuhi, apa kendalanya? Sudah sepakat kemaren. Tapi ini masih saja terjadi. Berarti harus di evaluasi lagi,” pungkasnya.*




Artikel Terbaru
hukum, Jumat, 6 Agustus 2021
Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah melimpahkan berkas perkara ambruknya.

pekanbaru, Kamis, 5 Agustus 2021
Disiplin menjalankan protokol kesehatan merupakan salah satu cara.

kampar, Kamis, 5 Agustus 2021
Terkait sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan, Bupati.

inhu, Kamis, 5 Agustus 2021
Untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity), Pemerintah.

hukum, Jumat, 6 Agustus 2021
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau akhirnya menahan Mantan Bupati.

pekanbaru, Kamis, 5 Agustus 2021
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi memimpin Upacara.

huawen, Jumat, 6 Agustus 2021
Relawan Peduli Covid-19 Riau meminjamkan tabung oksigen beserta.

pekanbaru, Kamis, 5 Agustus 2021
Bintara Pembinaan Potensi Kedirgantaraan (Babinpotdirga) Lanud.

pekanbaru, Kamis, 5 Agustus 2021
Peserta rapat paripurna Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-64 pada 9.

nasional, Kamis, 5 Agustus 2021
Rumah sakit rujukan di berbagai daerah terus bekerja keras menangani.

Otomotif