|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

ACEH - Sebanyak 21 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 yang tergabung dalam Sindikat 7 melaksanakan program Pengabdian Masyarakat (Dianmas/Widya Paramasatwika) di wilayah hukum Polres Aceh Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, serta peningkatan kepekaan sosial para mahasiswa STIK sebagai calon perwira Polri. Selama tiga minggu ke depan, mereka akan terjun langsung ke tengah masyarakat melalui berbagai agenda sosial dan kemanusiaan.
Rombongan Sindikat 7 dipimpin oleh perwira pendamping, Kombes Pol Dodi Arifianto, yang bertugas mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan selama pelaksanaan pengabdian di Aceh Barat.
Program ini mengusung slogan “Aceh Barat, Kami Datang, Kami Berbuat, Kami Bermanfaat.” Melalui semangat tersebut, mahasiswa STIK Sindikat 7 bertekad memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan sosial di wilayah terdampak bencana.
Kombes Pol Dodi Arifianto menjelaskan, program pengabdian masyarakat ini difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana.
“Kegiatan yang dilaksanakan antara lain bakti sosial, pendampingan psikososial, serta program edukatif yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat,” ujar Kombes Dodi, Rabu (11/2/2026).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa STIK diharapkan dapat memahami dinamika sosial secara langsung di lapangan. Selain itu, mereka juga diasah untuk meningkatkan empati, kemampuan komunikasi, serta keterampilan problem solving dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa STIK Angkatan 83 di Aceh Barat menjadi wujud komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai humanis, responsif, dan solutif sejak masa pendidikan,” tuturnya.*