Okt 2026
29

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Tingkatkan PAD, Plt Gubri Sebut Butuh Sinergi Pusat, Daerah dan Investor
pekanbaru | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49:09 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : mcr
Plt Gubri

PEKANBARU - Pelaksana Tugas Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto membuka rangkaian sosialisasi kepatuhan investasi terpadu bagi PMA/PMDN melalui pengawasan berbasis resiko, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Menara BRK Syariah, disaksikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Direktur Wilayah I Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Republik Indonesia. 

Dikatakan Plt Gubri, penguatan investasi daerah membutuhkan sinergi yang kuat antara pusat, daerah dan Investor, terutama dalam memastikan target investasi Provinsi Riau pada Tahun 2026 sebesar Rp72,5 triliun. 

Baca :

"Ini juga berjalan seiring dengan penguatan ekonomi daerah serta memastikan investasi di daerah benar-benar terealisasi, tertib, dan memberikan dampak bagi pembangunan daerah," katanya.

Namun untuk mencapai target tahunan tersebut, dikatakan SF Hariyanto, dibutuhkan dukungan pemerintah pusat melalui penguatan kebijakan investasi, fasilitasi penyelesaian hambatan usaha, dan sinkronisasi pusat-daerah menjadi sangat penting dalam mendorong percepatan realisasi investasi di Provinsi Riau.

"Dari perkembangan ekonomi Triwulan I Tahun 2026, kita melihat arah transformasi ekonomi Riau mulai bergerak semakin kuat ke sektor nonmigas. Ekonomi Riau tumbuh 4,89 persen, sementara ekonomi tanpa migas tumbuh lebih tinggi yakni 5,86 persen," katanya.

"Ini menunjukkan bahwa penguatan sektor industri pengolahan, perkebunan, perdagangan, dan jasa mulai memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," tambah SF Hariyanto.

Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat tidak hanya terfokus pada kawasan investasi yang sudah tumbuh, tetapi juga mendorong pengembangan wilayah-wilayah potensial lainnya di Provinsi Riau agar pertumbuhan ekonomi semakin merata.

"Keberhasilan investasi bukan hanya diukur dari besarnya PMA dan PMDN yang masuk, tetapi bagaimana investasi tersebut mampu membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kapasitas fiskal daerah," katanya.

Target peningkatan PAD Provinsi Riau membutuhkan dukungan aktivitas ekonomi yang sehat, usaha yang legal, dan kepatuhan pelaku usaha yang berjalan baik.

"Kalau investasi tumbuh dan tertib, maka dampaknya akan langsung terasa terhadap penguatan PAD daerah dalam menurunkan gini rasio dan mampu memberikan multiplayer efek bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Riau," ujarnya.*

Terbaru
hukum
Bunuh Ibu Kandung, Brigadir WP Terancam 20 Tahun Penjara dan PTDH
Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54:48 WIB
pekanbaru
Pemprov Riau Libatkan Keluarga dan Masyarakat Cegah LGBT
Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:32:29 WIB
kampar
Menanam Harapan, Menjaga Keberlanjutan Energi dari Koto Panjang
Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:06:02 WIB
pekanbaru
Delapan Daerah di Riau Terima Bantuan Dana Cegah Karhutla
Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:43:29 WIB
hukum
Polda Riau Musnahkan 100,5 Kg Jaringan Internasional
Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55:55 WIB
Artikel Popular
politik
RBN Riau Disambut Antusias, 1.169 Siswa...
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:27:56 WIB
hukum
Polda Riau Musnahkan 100,5 Kg Jaringan...
Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55:55 WIB
Nasional
2.458 Penerbangan Terdampak Asap...
Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42:55 WIB