Agu 2026
28

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Terlilit Utang, Pria di Meranti Rekayasa Jadi Korban Begal
meranti | Kamis, 9 Juli 2026 | 20:01:27 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : ali

SELATPANJANG - Kabar dugaan aksi begal yang sempat menghebohkan masyarakat Selatpanjang akhirnya terungkap sebagai cerita bohong. Seorang pria bernama Zulkifli (39), warga Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengaku menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) hanya untuk menutupi persoalan utang yang membelit dirinya.

Peristiwa yang sempat membuat warga resah terjadi pada Rabu (8/7/2026) sore. Informasi yang beredar menyebutkan seorang pria menjadi korban begal di Jalan Merdeka Gang Sahabat, tepatnya di kawasan bekas bangunan Bioskop Megah, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi.

Laporan tersebut langsung mendapat perhatian aparat kepolisian. Personel Polsek Tebing Tinggi bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan berbagai keterangan untuk memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya.

Baca :

Namun, hasil penyelidikan justru mengungkap fakta berbeda. Polisi memastikan tidak pernah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana yang sempat dikabarkan.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, S.H., M.H., mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana begal maupun pencurian dengan kekerasan.

"Dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggota, kami memastikan bahwa informasi dugaan begal tersebut tidak benar. Tidak ditemukan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana yang sempat dilaporkan," ujar AKP J.A. Lubis.

Menurutnya, peristiwa yang semula diklaim terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan eks Bioskop Megah itu ternyata hanyalah cerita yang direkayasa sendiri oleh Zulkifli.

Fakta tersebut terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap yang bersangkutan serta mencocokkan keterangan dengan hasil penyelidikan di lokasi kejadian. Dari serangkaian pemeriksaan itu, akhirnya Zulkifli mengakui bahwa dirinya sengaja mengarang cerita menjadi korban begal.

Belakangan diketahui, alasan di balik kebohongan tersebut berawal dari tekanan ekonomi. Zulkifli mengaku terlilit utang, sehingga nekat menciptakan skenario seolah-olah uang miliknya hilang akibat dirampas pelaku begal.

Pengakuan itu sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang di tengah masyarakat terkait maraknya aksi kriminal jalanan di Selatpanjang.*

Terbaru
sportainment
1.634 Peserta Berlaga di Riau Challenge 2026 Taekwondo Tournament
Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:37:55 WIB
potensa
Cegah Karhutla Meluas, PT KTU dan GAPKI Riau Satukan Kekuatan di Siak
Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:42:58 WIB
pekanbaru
Akses Tol Pekanbaru–Dumai Dialihkan ke Pintu Tol Baypass Pekanbaru
Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:00:02 WIB
inhu
Lepas 11 Atlet Pencak Silat ke Piala Kapolda, Ini Pesan Wabup Inhu
Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:32:23 WIB
pekanbaru
Kualitas Udara Menurun, 177 Warga Pekanbaru Terserang ISPA
Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:24:50 WIB
pekanbaru
Pemprov Riau Perkuat Kolaborasi Dengan Perusahaan Cegah Karhutla Meluas
Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:14:19 WIB
potensa
Bawa Solusi Rumah dan Gaya Hidup untuk Warga Duri
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:18:50 WIB
华 闻
Meriahkan HUT RI, PSMTI Riau Gelar Donor...
Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:47:03 WIB
IKPI dan IKTS Kumpulkan Ratusan Kantong...
Senin, 24 Agustus 2026 | 00:08:57 WIB
Artikel Popular
5
politik
Yopi Arianto: Nasdem Riau Dukung Pembangunan Tol...
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:33:44 WIB
hukum
Nasional
Hari Ini, 2.945 Hotspot Terdeteksi di Pulau Sumatera...
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:12:55 WIB
Terdapat 1.104 Titik Panas di Pulau Sumatera...
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:35:09 WIB