|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Manajemen Laksamana Muda Coffee & Live Space Jalan Soekarno-Hatta buka suara terkait beredarnya video di media sosial (Medsos) tentang dugaan pesta Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di tempat usaha tersebut. Manajemen menegaskan, kejadian yang terekam dalam video bukan bagian dari acara maupun program resmi yang dilaksanakan pihaknya.
"Kami tegaskan Laksamada Muda tidak pernah mendukung atau menfasilitasi kegiatan menyimpang, melanggar aturan atau norma yang ada di Pekanbaru," kata Direktur Utama Laksamana Muda Coffee & Live Space, Howandi, Kamis (22/10/2026).
Diceritakannya, awal mula video viral saat pengunjuung umum datang bersama teman dan keluarganya pada Minggu (18/10/2026) malam pukul 21.00 WIB. Saat mau tutup, sekitar pukul 23.00 WIB, pengunjung bersangkutan diajak berjoget dan disawer oleh teman-temannya hingga membuka jaket.
"Saat itu, terjadi momen yang bersangkutan divideokan dalam siaran langsung oleh pengunjung lainnya. Lalu cuplikannya beredar luas dengan narasi yang menimbulkan persepsi seolah-olah Laksamana Muda melaksanakan pesta," tambahnya didampingi Manajer Acara, Hengky.
Setelah video berdurasi hampir satu menit itu viral, manajemen Laksamana Muda telah melaporkan semua bukti CCTV dan laporan kegiatan kepada pihak kelurahan, kecamatan, Pemko Pekanbaru, kepolisian dan pihak lainnya bahwa berita itu tidak benar atau hoax.
Pihak berwajib juga sudah nemeriksa dan menegaskan bahwa tidak ditemukan bukti maupun kegiatan yang melanggar aturan hukum maupun norma.
Pada Senin, (19/10), lanjutnya, Satppl PP datang ke Laksamana Muda dan memeriksa semua dan tebukti tidak ada kegiatan pesta seperti cuplikan dan narasi pada video yang viral.
Dikatakannya, rombongan pengunjung yang mendadak viral itu merupakan pelanggan baru yang pertama kali mendatangi kafe mereka. "Tamu tersebut didampingi walinya sudah meminta maaf kepada masyarakat dan pihak Laksamana Muda melalui unggahan video," ungkapnya.
"Manajemen terbuka dan siap bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru, pihak kepolisian dan lainnya terkait masalah ini. Kita memenuhi tanggung jawab sebagai sebuah tempat usaha dan terbukti tidak ada pesta atau yang diisukan," tegasnya.
Howandi memastikan operasional Laksamana Muda masih berjalan seperti biasa, buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 24.00 WIB. Pihak manajemen juga melakukan pembenahan internal serta memperketat pengawasan guna menjaga ketertiban di lingkungan tempat usaha tersebut, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.
Ditambahkannya, Laksamana Muda merupakan restoran yang luas dengan fasilitas sound system dan videotron dan tidak menjual minuman beralkohol. Setiap malam ada musik performance dan DJ. Kemudian banyak digunakan untuk kegiatan olahraga, meeting, buka puasa bersama, donor darah dan kegiatan bermanfaat lainnya.
"Untuk itu, kami sangat menyayangkan beredarnya video tersebut yang membuat resah masyarakat," tutupnya..*