|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) Riau didukung Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Riau membagikan sebanyak 3.000 masker kepada pejalan kaki maupun pengendara yang melewati simpang Jalan Durian dan Soekarno Hatta atau dikenal simpang sigunggung, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Pembagian berlangsung dibawah guyuran hujan, Sabtu (24/10/2026) sore.
Ekspresi bahagia terlihat dari wajah masyarakat dan langsung memakai masker yang dibagikan secara gratis tersebut. Masker juga dibagikan kepada pejalan kaki. anak-anak, orang dewasa maupun lanjut usia (Lansia).
Ketua Gemabudhi Riau, Feter Darmawan SE mengatakan, pembagian masker sebagai bentuk kepedulian sosial Gemabudhi Riau dan Permabudhi Riau terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah kabut asap yang tentunya mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Dikatakannya, pembagian masker turut didukung organisasi mahasiswa Buddhis di kampus di Pekanbaru, mulai dari Persaudaraan Mahasiswa Pelita Indonesia Buddhis (Permatadhis), Persaudaraan Mahasiswa Universitas Riau Buddhis (Permuridhis) dan Persaudaraan Mahasiswa Buddhis (Permadhis) Politeknik Caltex Riau (PCR).
Kemudian organisasi kepemudaan di vihara, seperti Persadabumi Riau, Patria dan Sekber PMVBI.
"Terdapat sekitar 24 anggota dan pengurus Gemabudhi Riau yang turun langsung membagikan masker serta dibantu pengurus Permabudhi Riau. Mereka menyebar di titik-titik jalan yang sudah ditentukan," tegasnya.
Mengenai dipilihnya simpang sigunggung untuk lokasi pembagian masker, Feter Darmawan menjelaskan, jalan tersebut cukup ramai dilalui kendaraan pada sore hari. "Masyarakat sangat antusias. Sebanyak 3.000 masker habis dalam waktu sekitar setengah jam," jelasnya.
Melalui pembagian masker ini, Gemabudhi Riau dan Permabudhi Riau mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan berharap udara Pekanbaru segera membaik. "Kita berharap kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) segera menghilang dan sore ini telah turun hujan lebat," tambahnya.
Feter Darmawan berharap pembagian masker dapat membantu warga mengurangi paparan langsung asap Karhutla saat beraktivitas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan. *