Jul 2026
02

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Waisak Nasional, Upaya Mengenalkan Candi Muara Takus ke Mancanegara
huawen | Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
Editor : wisly | Penulis :
Pelepasan 2019 lampion

PEKANBARU - Dilaksanakannya Waisak Nasional Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) 2563 BE/2019 di cagar budaya Candi Muara Takus, Sabtu (25/5) diharapkan mempercepat mengangkat candi tua itu masuk dalam daftar situs warisan dunia (Unesco).

Menteri Agama yang diwakili Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI, Caliadi mengatakan, Candi Muara Takus yang dibangun pada zaman Kerajaan Sriwiya mengambarkan bersatunya masyarakat dan pemerintah pada zaman tersebut untuk membuat tempat pemujaan.  

"Waisak nasional merupakan salah satu upaya dalam melestarikan dan memperkenalkan kepada dunia di Riau terdapat Candi Muara Takus. Peninggalan  kerajaan yang pernah berjaya di bumi nusantara," terangnya.

Baca :

Sementara itu, Ketua DPP Sagin, YM Khemacaro Mahathera menjelaskan, Waisak nasional mencoba menggenalkan situs dan nilai-nilai spiritual kejayaan pada masa lalu.

"Ini menjadi upaya agar Candi Muara Takus menjadi situs warisan dunia. Tahun ini mengambil tema Cinta Tanah Air Indonesia," terangnya.

Gubernur Riau, Syamsuar yang hadir di perayaan waisak nasional KBI menyambut baik dilaksanakannya Waisak nasional di Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar. "Kegiatan dapat membangun pariwisata di Riau yang banyak terdapat wisata religi, budaya dan sejarah," terangnya.

Gubri juga berpesan, kerukunan umat beragama harus dijaga dalam suasana yang harmonis, serta membangun toleransi antar umat beragama. Dimanapun berada tanamkan nilai persatuan dan kesatuan.

Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto SH mengucapkan terima kasih kepada panitia Waisak, karena sudah melaksanakan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar candi dalam rangkaian Waisak nasional.

"Semoga kegiatan meningkatkan tali silaturahmi dan tahun berikutnya perayaan lebih meriah lagi, sehingga bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke Candi Muara Takus," jelasnya.

Waisak nasional KBI di Candi Muara Takus dihadiri 3500 umat Buddha dari Seluruh Indonesia serta dari negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, Jepang dan Singapura. Sedangkan puncak acara pelepasan 2.019 lampion.*

 

Terbaru
sportainment
Sengit, Belgia Pulangkan Senegal Dari Piala Dunia
Kamis, 2 Juli 2026 | 07:36:02 WIB
meranti
Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:14:34 WIB
rohil
Festival Bakar Tongkang 2026, Dua Tiang Kapal Jatuh ke Laut
Rabu, 1 Juli 2026 | 20:02:10 WIB
hukum
KPK Tetapkan Bupati Kuansing Tersangka Suap
Rabu, 1 Juli 2026 | 18:30:09 WIB
pekanbaru
Jalur Domisili Dominasi Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru
Rabu, 1 Juli 2026 | 13:00:00 WIB
华 闻
Andrie Djaja Kembali Pimpin FOBI...
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:36:14 WIB
HUT Dewa Kwan Te Kong di Kwan Te Karya Agung...
Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:52:06 WIB
Artikel Popular
4
5
politik
hukum
KPK Tetapkan Bupati Kuansing Tersangka...
Rabu, 1 Juli 2026 | 18:30:09 WIB
Nasional
PT Inti Indosawit Subur Perkuat Program CSR di...
Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:07:59 WIB