Jul 2026
01

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Riau Jadi Kunci Target 1 Juta Barel Migas Nasional, 622 Sumur Baru Disiapkan
pekanbaru | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:40:27 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto

PEKANBARU - Provinsi Riau kembali menegaskan perannya sebagai daerah strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional. Pemerintah menargetkan sebanyak 622 proyek sumur minyak dan gas (migas) baru akan beroperasi di Riau sebagai bagian dari upaya mewujudkan target produksi nasional 1 juta barel minyak per hari pada 2030.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan, jumlah proyek tersebut mencakup sekitar 65 persen dari total rencana pengeboran nasional, sehingga menjadikan Riau sebagai daerah dengan kontribusi terbesar terhadap pencapaian target tersebut.

"Saat ini, terdapat target 622 proyek sumur migas baru di Riau, atau mencakup sekitar 65 persen dari rencana nasional," ujar SF Hariyanto di Pekanbaru, Selasa (30/6/2026).

Baca :

Sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional tersebut, Pemerintah Provinsi Riau telah membentuk Gugus Tugas Kelancaran Produksi Migas Blok Rokan. Tim terpadu melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, SKK Migas, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), hingga instansi terkait lainnya.

Menurut SF Hariyanto, pembentukan gugus tugas merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan seluruh proses pengembangan sumur migas berjalan lancar.

"Nanti, berbagai kendala yang muncul di lapangan, baik teknis maupun nonteknis, akan ditangani secara terpadu agar tidak menghambat target produksi," terangnya.

Ia menilai dominasi Riau dalam peta pengeboran migas nasional menunjukkan besarnya potensi sumber daya yang masih dimiliki daerah ini. Blok Rokan yang dikelola PHR pun hingga kini tetap menjadi salah satu tulang punggung produksi minyak nasional.

SF Hariyanto menegaskan, keberhasilan mencapai target produksi 1 juta barel per hari tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui gugus tugas tersebut, sambungnya, berbagai persoalan seperti pembebasan lahan, perizinan, hingga koordinasi lintas sektor akan dikawal secara intensif agar proses pengeboran dapat berjalan sesuai jadwal.

"Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis target sumur migas baru ini dapat tercapai tepat waktu," tegasnya.*

Terbaru
华 闻
Andrie Djaja Kembali Pimpin FOBI...
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:36:14 WIB
HUT Dewa Kwan Te Kong di Kwan Te Karya Agung...
Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:52:06 WIB
Artikel Popular
4
5
politik
hukum
Nasional
PT Inti Indosawit Subur Perkuat Program CSR di...
Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:07:59 WIB